Dukung Swasembada Pangan, Desa Babat Sukses Kelola 3.000 Ayam Petelur Senilai Rp143 Juta
TETAP, KONTAK PUBLIK – Program Ketahanan Pangan Desa Babat, Kecamatan Tetap, menunjukkan hasil signifikan. Melalui alokasi anggaran sebesar Rp143.600.000, desa ini berhasil mengembangkan 3.000 ekor ayam petelur yang kini mulai membanjiri pasar lokal dan memperkuat ekonomi warga.
Guna memastikan keberlanjutan program tersebut, Pemerintah Kecamatan Tetap bersama unsur TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turun langsung melakukan pengawasan terpadu di lokasi kandang, Jumat (12/9/2025).
“Sinergi antar-instansi adalah kunci. Kami tidak ingin hanya berhenti di pembangunan fisik, tapi harus memastikan manajemen pakan, kesehatan ternak, hingga distribusi hasil berjalan maksimal,” ujar Camat Tetap, di sela-sela peninjauan.
Produksi Melimpah, Pasok Warung Lokal
Saat ini, 3.000 ekor ayam tersebut tersebar di tiga titik kandang percontohan. Hasil produksinya tercatat tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan konsumsi rumah tangga warga Desa Babat, tetapi juga mulai merambah pasar yang lebih luas dengan memasok telur ke sejumlah warung makan dan pedagang di wilayah Kecamatan Tetap.
Dalam pengawasan ini, Babinsa memberikan pembinaan teknis budidaya guna mencegah serangan penyakit, sementara Bhabinkamtibmas fokus pada edukasi kebersihan lingkungan agar operasional kandang tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Transparansi Anggaran Jadi Prioritas
Ketua BPD Desa Babat menegaskan bahwa seluruh pengelolaan dana ketahanan pangan ini dilakukan secara transparan dan akuntabel. Laporan perkembangan program disampaikan secara berkala kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.
Program ini pun mendapat apresiasi positif dari warga. Mereka berharap inisiatif ayam petelur ini menjadi pionir bagi unit usaha desa lainnya yang dapat menyerap tenaga kerja dan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat desa.
Pewarta: Roni Afrizal

