Dipinjam Kades Rp 20 Juta, Uang TPK Raib — Saat Ditagih BPD Malah Dapat Jawaban Ketus, Inspektorat: Kades Wajib Kembalikan!

KAUR,  – Dugaan penyalahgunaan dana Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) kembali mencuat di Kabupaten Kaur. Seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Kaur Tengah diduga meminjam uang TPK sebesar Rp 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah) untuk kepentingan pribadi.
‎
‎Ironisnya, saat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menagih agar uang tersebut dikembalikan ke kas kegiatan, jawaban yang didapat justru tidak mengenakkan dan terkesan menghindar.
‎
‎”Kami tagih baik-baik uang TPK itu karena itu uang kegiatan, bukan uang pribadi. Tapi jawaban kades justru tidak mengenakkan, seolah kami yang salah,” ujar salah satu anggota BPD kepada KontakPublik.com, Selasa (28/10/2026).
‎
‎Menurut BPD, uang TPK tersebut seharusnya digunakan untuk operasional pelaksanaan pembangunan di desa. Namun sejak dipinjam oleh Kades, kegiatan TPK menjadi terganggu dan laporan pertanggungjawaban menjadi tidak jelas.
‎
‎Inspektorat Kaur Angkat Bicara
‎
‎Menanggapi hal tersebut, pihak Inspektorat Kabupaten Kaur memberikan tanggapan tegas.
‎
‎Inspektorat menyatakan, jika benar uang TPK dipinjam oleh Kades, maka tindakan tersebut tidak dibenarkan secara aturan.
‎
‎”Jika memang benar uang TPK dipinjam Kades sebesar Rp 20 Juta, maka Kades harus segera mengembalikan. Uang TPK bukan milik Kades, itu uang negara untuk kegiatan,” tegas pihak Inspektorat Kaur saat dikonfirmasi KontakPublik.com.
‎
‎Lebih lanjut, Inspektorat memberikan petunjuk resmi bagi BPD untuk menindaklanjuti kasus ini.
‎
‎”Jika Kades menolak mengembalikan, maka BPD harus bersurat resmi ke Inspektorat, sertakan bukti kuitansinya atau bukti transfer dan kronologinya. Pasti akan kami tindak lanjuti dan periksa,” tambah Inspektorat.
‎
‎BPD Diminta Jangan Takut Bersurat
‎
‎Langkah bersurat ke Inspektorat dinilai sebagai jalur resmi agar kasus ini tidak berlarut-larut. BPD sebagai fungsi pengawasan di desa memiliki hak penuh untuk melaporkan dugaan penyimpangan dana desa.
‎
‎”Jangan takut. Itu tugas BPD mengawasi. Kalau ada kuitansi peminjaman, foto, atau rekaman pembicaraan, lampirkan semua di surat,” tutup Inspektorat.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, Kades yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi. Media ini masih berupaya meminta hak jawab dari Kades terkait.
‎
‎KontakPublik.com akan terus mengawal kasus ini hingga uang TPK Rp 20 Juta tersebut kembali ke kas desa.

Penulis: 0ngah 021

Gebrakan di Lantai 2 Pemda Kaur! Wabup Abdul Hamid Rotasi Pejabat Eselon 2 dan 3: Ini Bukan Soal Jabatan, Ini Soal Pengabdian

KAUR, BENGKULU, KP – Gedung Pemda Kaur lantai 2 mendadak khidmat, Senin hari ini. Di ruangan itu, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I memimpin langsung prosesi pelantikan dan rotasi mutasi pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur.

Bukan sekadar seremonial. Rotasi kali ini menjadi sinyal kuat penyegaran birokrasi di era kepemimpinan Bupati Gusril Pausi dan Wabup Abdul Hamid.

Dengan suara tegas namun penuh kehangatan, Abdul Hamid menyampaikan pesan mendalam kepada para pejabat yang baru dilantik.

“Hari ini bapak ibu dilantik bukan untuk gagah-gagahan. Jabatan ini adalah amanah rakyat. Kalau kemarin kita bekerja baik, hari ini harus lebih baik. Rakyat Kaur menunggu kerja nyata kita, bukan sekadar duduk di kursi jabatan,” tegas Wabup Abdul Hamid.

Suasana haru dan bangga terlihat dari wajah para pejabat yang dilantik. Satu per satu mereka mengucapkan sumpah jabatan, berjanji untuk setia mengabdi kepada negara dan melayani masyarakat Kabupaten Kaur.

Wabup yang dikenal dekat dengan ulama dan masyarakat itu juga mengingatkan, mutasi adalah kebutuhan organisasi. Tujuannya satu, agar birokrasi tidak jalan di tempat.

“Jangan ada yang baper. Rotasi ini adalah vitamin. Agar mesin birokrasi Pemda Kaur ini lebih lincah, lebih cepat, dan lebih peka terhadap keluhan masyarakat. Saya ingin pejabat Kaur ini bekerja dengan hati,” tambahnya.

Ia menutup sambutannya dengan doa, agar para pejabat yang baru diberikan tanggung jawab baru ini mampu menjaga integritas, menjauhi praktik yang mencederai kepercayaan publik, dan fokus membangun Kaur yang Maju dan Sejahtera.

Pelantikan ini menjadi babak baru bagi Pemda Kaur untuk tancap gas mengejar target pembangunan di sisa tahun 2026.

Berikut Nama-Nama Pejabat Esolin II dan III:

Penulis: Ongah

Polres Kaur Gelar Operasi Patuh Nala 2026, Kapolres Ajak Warga: Tertib di Jalan Itu Lindungi Keluarga di Rumah

KAUR, KP – Pagi itu, Senin (26/10/2026) pukul 08.00 WIB, suasana Lapangan Satya Haprabu Polres Kaur tampak berbeda. Polres Kaur menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Nala 2026. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P.

Operasi tahun ini mengusung pesan yang humanis, _”Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.”_ Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Tampak hadir memberikan dukungan, Wakil Bupati Kaur, Pabung 0408/BS, Asisten I Pemkab Kaur, perwakilan Kejari, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Satpol PP, serta para Pejabat Utama Polres Kaur. Kekompakan Forkopimda menjadi sinyal kuat, keselamatan di jalan adalah urusan kita bersama.

Apel dimulai dengan laporan komandan apel, pembacaan doa, dan penyematan pita tanda operasi oleh pimpinan apel. Setelah itu, Kapolres menyampaikan amanat yang tidak sekadar soal penindakan, tapi soal kemanusiaan.

“Melalui Operasi Patuh Nala ini, kami ingin mengajak, bukan sekadar menindak. Keselamatan di jalan raya bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua untuk keluarga yang menunggu di rumah,” ujar Kapolres dengan nada humanis.

Ia menjelaskan, operasi akan mengedepankan pendekatan yang simpatik dan edukatif. Porsinya adalah 20 persen preemtif berupa edukasi, 30 persen preventif berupa pencegahan, dan 50 persen penegakan hukum yang tetap dilakukan secara humanis dan profesional.

Sasaran operasinya pun adalah pelanggaran yang paling sering merenggut nyawa: berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm SNI, tidak memakai sabuk keselamatan, melawan arus, berkendara dalam pengaruh alkohol, dan kebut-kebutan melebihi batas kecepatan.

Polres Kaur tidak hanya akan berjaga di jalan. Petugas juga akan turun langsung ke sekolah, pangkalan ojek, terminal, dan komunitas warga untuk berbagi edukasi. Spanduk dan baliho keselamatan juga akan dipasang di titik-titik rawan kecelakaan sebagai pengingat.

Di akhir amanatnya, Kapolres berpesan dengan tulus kepada seluruh masyarakat Kaur untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya. Lengkapi surat kendaraan, pakai helm, pakai sabuk keselamatan. Bukan karena takut ditilang, tapi karena kita ingin selamat sampai tujuan.

“Harapan kami sederhana, semua warga Kaur bisa berangkat dengan selamat dan pulang dengan selamat. Mari kita wujudkan jalan di Kaur yang tertib, aman, dan berkeselamatan,” tutup Kapolres.

Operasi ini menjadi wujud komitmen Polres Kaur yang *GAGAH – Gerak Cepat, Adaptif, Gotong Royong, Aktif Melayani, dan Hindari Pelanggaran.*

Penulis: 0ngah 021

GASPOL KRYD, Polres Kaur dan Polsek Jajaran Sikat 149 Botol Miras dari Warung Hingga Tempat Hiburan

KAUR, KP – Komitmen Polres Kaur dalam memberantas penyakit masyarakat tidak main-main. Dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Polres Kaur bersama Polsek jajaran berhasil menyita sebanyak 149 botol minuman keras (miras) dari berbagai merek di wilayah hukum Polres Kaur.

Ratusan botol miras tersebut disita dari hasil razia yang menyasar warung-warung kecil hingga tempat hiburan malam yang terindikasi menjadi lokasi peredaran miras ilegal yang kerap memicu gangguan Kamtibmas.

Langkah tegas ini merupakan upaya nyata Polres Kaur dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Peredaran miras dinilai menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminalitas, perkelahian antar warga, hingga gangguan ketertiban umum lainnya.

Berdasarkan data rekapitulasi resmi, dari total 149 botol yang diamankan, rinciannya adalah Polres Kaur 5 botol, Polsek Kaur Tengah 40 botol, Polsek Tanjung Kemuning 14 botol, Polsek Maje 47 botol, Polsek Padang Guci Hulu 5 botol, Polsek Kaur Utara 19 botol, dan Polsek Nasal 15 botol.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di sejumlah titik rawan. Selain melakukan penyitaan, petugas juga memberikan imbauan keras dan peringatan tegas kepada pemilik usaha agar tidak lagi memperjualbelikan miras yang bertentangan dengan ketentuan hukum.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Aripin, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa KRYD bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen preventif Polri untuk mencegah potensi gangguan keamanan sebelum terjadi.

“Kegiatan KRYD ini akan terus kami laksanakan secara rutin dan berkelanjutan, serta ditingkatkan sesuai dengan perkembangan situasi Kamtibmas di Kabupaten Kaur. Sasarannya tidak hanya miras, tetapi semua potensi gangguan keamanan yang meresahkan masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan, dengan KRYD yang masif dan berkelanjutan, diharapkan peredaran miras dapat ditekan seminimal mungkin dan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya semakin meningkat. Ia juga meminta pemilik warung dan tempat hiburan untuk patuh terhadap hukum.

“Polres Kaur bersama seluruh Polsek jajaran akan terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli, pencegahan, dan penegakan hukum. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menjaga Kabupaten Kaur agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

Penulis: 0ngah 021

Subuh Keliling di Masjid Al-Muhtadin, Kapolres Kaur Gaungkan Perang Terhadap Narkoba dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

KAUR, KP– Guna mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kedekatan antara Polri dengan masyarakat, Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., bersama jajaran menggelar kegiatan Subuh Keliling (SULING) di Masjid Al-Muhtadin, Desa Sinar Pagi, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, Sabtu (24/10/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 04.30 WIB tersebut dihadiri Wakapolres Kaur, para Pejabat Utama (PJU), para Perwira, personel Polres Kaur, serta jamaah dan masyarakat Desa Sinar Pagi. Pada kesempatan itu, Kapolres Kaur bertindak langsung sebagai Imam Salat Subuh berjamaah.

Usai pelaksanaan salat Subuh berjamaah, Kapolres Kaur menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kapolres menjelaskan bahwa program Subuh Keliling merupakan salah satu langkah strategis untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, membangun komunikasi dua arah secara langsung, serta menyerap aspirasi dan berbagai persoalan yang berkembang di tengah warga.

Dalam tausiyah kamtibmasnya, Kapolres Kaur menegaskan komitmen penuh Polres Kaur dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, minuman keras (Miras), serta segala bentuk praktik perjudian, baik konvensional maupun daring atau judi online.

Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak dan remaja, agar tidak terjerumus ke dalam lembah hitam penyalahgunaan Narkoba, Miras, maupun perjudian yang dapat menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa.

“Peran keluarga sangatlah penting dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran Narkoba, penyalahgunaan Miras, dan perjudian. Apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu Kamtibmas, segera laporkan kepada pihak Kepolisian,” tegas Kapolres.

Selain itu, Kapolres turut mengingatkan masyarakat agar senantiasa tertib dalam berlalu lintas, mengutamakan keselamatan di jalan raya, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong karena dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban melalui sesi dialog dan tanya jawab bersama warga. Salah seorang warga bernama Anton menyampaikan pertanyaan terkait dinamika pergantian kepemimpinan Kapolres di Kabupaten Kaur. Menanggapi hal tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari regenerasi dan dinamika penugasan.

Melalui dialog terbuka tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, serta aspirasi secara langsung kepada Kapolres dan jajaran, yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan kekeluargaan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, Polres Kaur berharap terjalin komunikasi yang semakin solid, meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri, serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kaur. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Polres Kaur dalam mengimplementasikan semangat GAGAH, yakni Gerak Cepat, Adaptif, Gotong Royong, Aktif Melayani, dan Hindari Pelanggaran.

*Polres Kaur – Polisi Bersama Masyarakat.*

Penulis: 0ngah 021

Polres Kaur Grebek Sarang Narkoba di Padang Guci Hulu, 5 Orang Diamankan Termasuk Diduga Bandar

KAUR, KP – Tim gabungan Polres Kaur Polda Bengkulu tancap gas dalam pemberantasan narkoba. Dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar pada Kamis (22/10/2026), polisi berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika, satu diantaranya diduga kuat sebagai bandar.

Kelima terduga pelaku diketahui merupakan warga Kabupaten Kaur. Penggerebekan sarang narkoba tersebut dipusatkan di wilayah pedalaman, tepatnya di Desa Bungin Tambun III, Kecamatan Padang Guci Hulu, yang selama ini diduga menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba.

Operasi OSN kali ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kaur AKP Ahmad Khairuman, SE, http://M.Si., didampingi Kasat Narkoba AKP Nunuk Irawan, http://S.Ikom. Sebanyak 25 personel gabungan dari berbagai satuan dikerahkan untuk memastikan operasi berjalan aman dan maksimal.

Berdasarkan informasi di lapangan, operasi dilakukan secara tertutup dan terukur. Petugas melakukan penyisiran di lokasi yang sudah menjadi target penyelidikan selama beberapa waktu. Hasilnya, lima orang berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti saat sedang berada di lokasi.

Sumber di kepolisian membenarkan bahwa dari lima orang yang diamankan, satu orang diduga sebagai bandar yang menjadi pemasok barang haram tersebut di wilayah Kaur dan sekitarnya. Sementara empat orang lainnya diduga sebagai pengguna dan pengedar kecil.

Kelima terduga pelaku saat ini telah dibawa dan diamankan di Mapolres Kaur untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar serta barang bukti yang terkait dengan aktivitas mereka.

Kasat Narkoba AKP Nunuk Irawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Operasi Sarang Narkoba akan terus digencarkan secara rutin sebagai komitmen Polres Kaur dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya.

Polres Kaur juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kaur untuk berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungannya. Pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak demi menyelamatkan generasi muda Kaur dari bahaya narkotika.

(021)

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Kapolres Kaur Ajak Santri Jadi Pilar Persatuan Menuju Indonesia Emas

KAUR, KP – Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Santri Tahun 2026. Upacara khidmat tersebut digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur, Komplek Perkantoran Padang Kempas, Jalan Syaukani Saleh, Desa Sinar Pagi, Kecamatan Kaur Selatan, pada Kamis (22/10/2026) pukul 07.30 WIB.

Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”. Momentum ini menjadi pengingat atas jasa besar para ulama dan santri dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara diikuti oleh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, para Kepala OPD Kabupaten Kaur, Kepala KUA se-Kabupaten Kaur, serta ratusan peserta yang terdiri dari ASN Kemenag, pelajar MIN, MTs, MAN, guru Pendidikan Agama Islam, dan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Kaur.

Dalam amanatnya, Kapolres Kaur menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meneladani perjuangan para ulama. Ia menekankan pentingnya peran santri sebagai penjaga persatuan bangsa.

“Peringatan Hari Santri ini mengingatkan kita bahwa kecintaan terhadap agama harus berjalan seiring dengan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Para santri memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujar AKBP Wiwin Syamsul Arifin.

Kapolres juga mengingatkan bahwa untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dibutuhkan generasi santri yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi.

“Saya mengajak seluruh santri untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadilah generasi yang disiplin, bertanggung jawab, menjunjung tinggi toleransi, serta menjauhi narkoba, kenakalan remaja, perundungan, intoleransi, dan hoaks. Santri harus menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat nasionalisme yang kuat, santri akan menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan bermartabat. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Rangkaian upacara berlangsung khidmat, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, pembacaan Naskah Resolusi Jihad, hingga Ikrar Santri. Kegiatan diakhiri dengan menyanyikan Mars Hari Santri, doa bersama, sesi foto bersama, pemotongan tumpeng, serta pembagian santunan dan hadiah lomba. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Penulis: Ongah 021

KONTROVERSI LOMBA HARI SANTRI KEMENAG KAUR, PEMENANG PIDATO SD/MI DIDUGA BERGANTI SAAT PENGUMUMAN

KAUR, KP- Pelaksanaan lomba dalam rangka peringatan Hari Santri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kaur menuai sorotan tajam. Panitia lomba dinilai tidak proporsional dan tidak profesional dalam melakukan penilaian peserta lomba pidato tingkat SD/MI, hingga menimbulkan kekecewaan bagi peserta dan wali murid.

Kejanggalan bermula pada cabang lomba pidato tingkat SD/MI. Informasi yang beredar di lapangan, dewan juri telah menetapkan pemenang lomba tersebut. Namun sangat disayangkan, pada saat hari pengumuman resmi yang digelar panitia, nama pemenang yang diumumkan berbeda dengan nama pemenang yang beredar sebelumnya.

Pergantian nama pemenang secara mendadak ini menimbulkan tanda tanya besar. Sejumlah wali murid dan pendamping peserta mempertanyakan transparansi dan objektivitas penilaian panitia. Mereka menilai panitia tidak konsisten dan terkesan tebang pilih dalam menentukan juara.

“Anak kami sudah diinformasikan menang, tapi saat pengumuman justru nama lain yang keluar. Kami butuh penjelasan yang transparan, apa dasar penilaiannya diubah. Ini lomba anak-anak SD, jangan diajarkan ketidakadilan,” keluh salah satu wali peserta yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, panitia lomba Hari Santri Kemenag Kaur belum memberikan klarifikasi resmi terkait kriteria penilaian dan alasan perubahan nama pemenang tersebut. Sikap bungkam panitia justru memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam proses penjurian.

Praktisi pendidikan menilai, kejadian ini sangat mencederai semangat Hari Santri itu sendiri. Lomba seharusnya menjadi ajang untuk menumbuhkan sportivitas, kejujuran, dan kepercayaan diri santri, bukan malah menimbulkan trauma dan ketidakpercayaan terhadap penyelenggara.

Masyarakat berharap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur segera turun tangan dan melakukan evaluasi total terhadap panitia lomba. Transparansi nilai dan berita acara penjurian harus dibuka ke publik agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Jika dugaan ketidakproporsionalan ini benar terjadi, maka panitia wajib meminta maaf secara terbuka dan memperbaiki sistem penilaian, demi menjaga marwah Hari Santri sebagai momentum untuk mencetak generasi santri yang jujur, adil, dan berakhlakul karimah.

Penulis: 0ngah 021

WUJUDKAN POLISI DEKAT RAKYAT, KAPOLRES KAUR KUMPUL BERSAMA WARGA SERAP ASPIRASI DI DESA AIR DINGIN

KAUR, KP – Menindaklanjuti Commander Wish Kapolri tentang Polisi Berkumpul Bersama Masyarakat, Polres Kaur terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Langkah humanis ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kaur tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di Balai Desa Air Dingin. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Kaur, Kasat Lantas Polres Kaur, KBO Binmas Polres Kaur, Bhabinkamtibmas Polsek Kaur Selatan, Babinsa Koramil 408-04 Kaur Selatan, Kepala Desa Air Dingin, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Air Dingin.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Air Dingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran jajaran Polres Kaur yang mau turun langsung dan duduk bersama masyarakat. Ia berharap forum ini dapat menjadi jembatan silaturahmi yang kuat, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan berbagai persoalan terkait keamanan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin menegaskan bahwa kegiatan Polisi Berkumpul Bersama Masyarakat merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dan tindak lanjut langsung dari Commander Wish Kapolri.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Kami membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka, sehingga setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat segera kami ketahui dan tindaklanjuti,” ujar Kapolres Kaur.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Ia juga mengajak warga untuk selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan di desa, serta terus menjalin koordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Menurut Kapolres, kolaborasi solid antara Polri, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh warga merupakan kunci utama dalam mencegah gangguan kamtibmas dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, Polres Kaur berharap kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungannya sendiri semakin meningkat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, aman, dan kondusif, dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus bersinergi menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Kaur.

Penulis 0ngah 021

SETETES DARAH SEJUTA HARAPAN, POLRES KAUR GELAR DONOR DARAH SAMBUT HUT HUMAS POLRI KE-75

KAUR, KP – Tidak hanya menjaga keamanan, Polres Kaur juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan yang mendalam. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026, Polres Kaur menggelar bakti sosial donor darah di Aula Patriatama Polres Kaur, Selasa (20/10/2026), bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu.

Kegiatan donor darah ini menjadi wujud nyata bahwa Polri hadir dengan hati untuk masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat menjadi harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Provinsi Bengkulu.

Pelaksanaan donor darah berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Personel Polres Kaur tampak antusias dan sukarela mengantri untuk mendonorkan darahnya. Dengan didampingi tim medis PMI, seluruh proses pemeriksaan kesehatan hingga pengambilan darah berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar rangkaian peringatan hari jadi. Ini adalah panggilan kemanusiaan.

“Melalui donor darah ini, kami ingin menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir dengan kepedulian dan aksi kemanusiaan. Setetes darah dari kami sangat berarti bagi keselamatan jiwa sesama. Inilah wujud Polri yang humanis,” ujar Kapolres dengan penuh ketulusan.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada PMI Provinsi Bengkulu atas sinergi dan dukungan yang luar biasa. Ia berharap semangat berbagi ini tidak berhenti di sini, melainkan terus tumbuh dan menjadi budaya pengabdian di tubuh Polres Kaur.

Momentum Hari Jadi Humas Polri ke-75 ini menjadi pengingat bagi jajaran Humas untuk terus membangun komunikasi yang informatif, humanis, dan terpercaya. Dengan semangat *”Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri,”* Polres Kaur berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan semakin dekat di hati masyarakat.

Penulis 0ngah 021