DPRD DAN PEMKAB KAUR TANDATANGANI KUA-PPAS APBD 2027

KAUR – Sidang paripurna penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 di DPRD Kabupaten Kaur berjalan lancar dan sesuai harapan, Senin 10/08/2026.

‎Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Kaur Januardi, dan dihadiri Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid. Penandatanganan dokumen KUA-PPAS menjadi tonggak awal pembahasan Rancangan APBD 2027 di lembaga legislatif.

‎Turut hadir dalam paripurna tersebut unsur Forkopimda, para kepala perangkat organisasi daerah, camat se-Kabupaten Kaur, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers dari berbagai media.

‎Wakil Bupati Kaur dalam sambutannya menyampaikan bahwa KUA-PPAS 2027 disusun dengan mengacu pada RPJMD dan hasil reses DPRD. Fokus utama anggaran diarahkan untuk penguatan layanan dasar, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.

‎“Dokumen ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun RKA setiap OPD. Kami berharap pembahasan selanjutnya dapat berjalan cepat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

‎Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kaur menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal setiap program agar tepat sasaran. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar APBD 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di 15 kecamatan.

‎Dalam sidang paripurna itu, seluruh fraksi di DPRD juga menyampaikan pandangan umum. Secara umum fraksi menyetujui arah kebijakan umum anggaran yang diajukan Pemkab, dengan catatan agar ada peningkatan alokasi untuk desa, UMKM, dan penanganan infrastruktur jalan.

‎Dengan ditandatanganinya KUA-PPAS 2027, tahapan selanjutnya adalah pembahasan Rancangan APBD bersama TAPD dan komisi-komisi di DPRD. Pemerintah menargetkan Raperda APBD 2027 dapat disahkan sebelum akhir tahun 2026.

Penulis: 0ngah 021

Dari Makan Kerupuk Hingga Tiup Gelas, Lomba HUT RI ke-81 di Desa Pasar Saoh Berlangsung Meriah

KAUR SELATAN, KONTAK PUBLIK.COM— Pemerintah Desa Pasar Saoh, Kecamatan Kaur Selatan, sukses menggelar tradisi tahunan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-81. Acara yang berlangsung pada Minggu (23/08/2026) ini berjalan meriah dan penuh kehangatan, mempertemukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat nasionalisme.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara. Kemeriahan sudah terasa sejak beberapa hari sebelumnya melalui persiapan gotong royong warga, mulai dari pembentukan panitia, pemasangan dekorasi merah-putih, hingga pengibaran umbul-umbul di sepanjang jalan desa.

Kepala Desa Pasar Saoh, Mulyadi, S.Pd.I, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas tahunan biasa. Perayaan ini menjadi fondasi penting untuk menjaga identitas bangsa dan merekatkan hubungan antarwarga.

“Sejak dulu, peringatan HUT RI selalu diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak TK, SD, SMP, hingga SMA. Dengan semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air yang kuat, momen ini sangat penting untuk memperkuat identitas nasional, mewarisi semangat juang 1945, serta mempererat tali persaudaraan kita,” ujar Mulyadi.

Kompetisi tahun ini menghadirkan perpaduan lomba tradisional dan permainan kreatif yang memicu gelak tawa sekaligus memupuk kekompakan.

Berikut adalah deretan perlombaan yang sukses menyemarakkan HUT ke-81 RI di Desa Pasar Saoh:

  • Tiup Gelas: Menguji konsentrasi dan teknik pernapasan peserta.
  • Makan Biskuit dari Dahi: Aksi menggelikan para peserta menggerakkan otot wajah.
  • Makan Kerupuk: Lomba legendaris yang wajib ada di setiap perayaan kemerdekaan.
  • Balap Kelereng Menggunakan Sendok: Menuntut keseimbangan ekstra dan ketenangan.
  • Estafet Cup Pakai Pipet: Kerja sama tim yang membutuhkan kehati-hatian tinggi.
  • Memasukkan Paku ke Dalam Botol: Menguji fokus dan ketepatan insting peserta.
  • Joget Berebut Kursi: Rebutan takhta kursi yang diiringi musik dan tarian seru.

Melalui rangkaian kegiatan ini, nilai-nilai luhur seperti gotong royong, sportivitas, dan kerja keras berhasil dihidupkan kembali di tengah masyarakat Desa Pasar Saoh.

Pewarta: Ezi
Editor: [Redaksi)

Mitra Strategis Pemkab, Pengurus DPD MOI Kaur Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Ekosistem pers di Kabupaten Kaur memasuki babak baru dengan resmi dilantiknya jajaran pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Daerah Media Online Indonesia (DPD MOI) Kabupaten Kaur periode 2026-2031. Prosesi khidmat ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Kaur pada Rabu (19/08/2026).

Acara seremonial tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kaur, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan berbagai organisasi pers di lingkungan Kabupaten Kaur. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan kuatnya dukungan terhadap eksistensi media digital dalam mengawal pembangunan daerah.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan serta penyematan tanda jabatan secara simbolis kepada jajaran pengurus baru yang dipimpin oleh Ilpitarmawan selaku Ketua DPD MOI Kaur.

Dalam arahannya, Bupati Kaur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja mengemban amanah. Bupati menggarisbawahi bahwa media online saat ini merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki peran vital dalam menyajikan informasi akurat, berimbang, dan edukatif bagi publik.

“Pemerintah daerah selalu terbuka terhadap kritik yang sifatnya membangun. Kami menaruh harapan besar agar DPD MOI Kaur mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus ikut mengawal program pembangunan agar berjalan tepat sasaran,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD MOI Kaur terpilih, Ilpitarmawan, menegaskan komitmen seluruh anggotanya untuk menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia memastikan bahwa program kerja ke depan akan menitikberatkan pada penguatan kompetensi wartawan serta memerangi penyebaran berita bohong (hoaks).

“Fokus utama kami adalah peningkatan kapasitas jurnalis, pengetatan verifikasi informasi, dan menjadi garda terdepan melawan hoaks di ruang digital. Kami juga siap bersinergi dengan seluruh OPD dan organisasi media lain melalui program literasi media ke sekolah-sekolah, pelatihan jurnalisme warga, serta promosi sektor UMKM dan pariwisata lokal,” papar Ilpitarmawan.

Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi industri pers di Kabupaten Kaur untuk tumbuh lebih profesional, independen, dan berintegritas demi kemaslahatan masyarakat luas.

Pewarta: Kasim
Editor: [Redaksi]

PROGRAM RTLH DI KAUR MASUK TAHAP 3, 250 UNIT RUMAH SEGERA DIBANGUN

KAUR, – Program Rumah Tidak Layak Huni RTLH di Kabupaten Kaur terus bergulir. Hingga Agustus 2026, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Perkim telah merealisasikan beberapa tahap pembangunan untuk warga kurang mampu.

Kepala Dinas Perkim Kaur, Ismawar Hasdan, menyampaikan saat ini program sudah memasuki tahap pertama dan kedua. “Tahap pertama 100 unit di Kecamatan Nasal sudah berjalan dengan realisasi sekitar 60 persen,” ujarnya di ruang kerjanya, Selasa 19/08/2026.

Untuk tahap dua, pemerintah kembali mengalokasikan 57 unit di Kecamatan Nasal. Progresnya saat ini diperkirakan sudah mencapai 20 sampai 30 persen. Pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan lapangan dan verifikasi data penerima manfaat.

Sementara itu, tahap tiga menjadi tahap terbesar tahun ini. Total 250 unit disiapkan untuk tiga wilayah. Rinciannya, 100 unit untuk Kecamatan Maje, dan 150 unit lainnya terbagi di Kecamatan Kelam Tengah, Pagul, dan Lungkang Kule.

Ismawar menjelaskan, untuk tahap tiga saat ini proses persiapan sudah selesai. Tim teknis dari Dinas Perkim telah melakukan pra identifikasi dan verifikasi di lapangan. “Saat ini sudah pra identifikasi teknis dari tim, dan tinggal menunggu SK pelaksana,” katanya.

Program RTLH ini menyasar keluarga miskin yang rumahnya belum memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. Bantuan berupa bahan material dan upah kerja diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian warga.

Pemerintah Kabupaten Kaur menargetkan seluruh unit di tahap tiga dapat segera dikerjakan setelah SK turun. Dengan begitu, manfaat bantuan bisa langsung dirasakan masyarakat sebelum memasuki musim penghujan.

Dinas Perkim juga mengimbau penerima manfaat dan pemerintah desa untuk mengawal pelaksanaan di lapangan. Transparansi dan tepat sasaran menjadi kunci agar program RTLH benar-benar membantu mengurangi angka rumah tidak layak huni di Kabupaten Kaur.

Penulis: 0ngah 021

PELANTIKAN PENGURUS DPD MEDIA ONLINE INDONESIA KAUR, BUPATI: JADILAH JURNALISME YANG MENCERDASKAN

KAUR,– Pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Daerah DPD Media Online Indonesia MOI Kabupaten Kaur resmi dilantik. Agenda tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pemda Kaur, Rabu 19/08/2026.

Pelantikan dihadiri langsung Bupati Kaur, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah OPD, serta pengurus organisasi media lainnya di Kabupaten Kaur. Kehadiran unsur pemerintah dan insan pers menunjukkan dukungan terhadap peran media dalam pembangunan daerah.

Acara dimulai dengan pembacaan SK kepengurusan, dilanjutkan pengambilan sumpah dan penyematan tanda jabatan kepada pengurus DPD MOI Kaur periode 2026-2031. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan insan media.

Dalam sambutannya, Bupati Kaur menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya peran media online sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.

“Pemerintah terbuka terhadap kritik membangun. Kami berharap MOI Kaur menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta ikut mengawal program-program pembangunan agar tepat sasaran,” ujar Bupati.

Ketua DPD MOI Kaur yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk menjaga kode etik jurnalistik. Pengurus akan fokus pada peningkatan kapasitas wartawan, verifikasi berita, dan melawan penyebaran hoaks di ruang digital.

Selain itu, MOI Kaur juga akan bersinergi dengan organisasi media lain dan OPD terkait. Beberapa program yang dirancang antara lain pelatihan jurnalisme warga, literasi media di sekolah, serta publikasi potensi daerah untuk mendukung UMKM dan pariwisata Kaur.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan media online di Kabupaten Kaur semakin profesional dan berintegritas. Pelantikan ini menjadi awal penguatan ekosistem pers yang sehat, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.

Penulis: 0ngah 021

TAMPIL PERDANA, DRUMBAND GEMA CAKRAWALA SDN 21 KAUR MERIAHKAN HUT RI KE-81

KAUR, – Semarak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 diramaikan penampilan perdana Grub Drumband Gema Cakrawala dari SD Negeri 21 Kaur. Aksi 41 siswa ini sukses mencuri perhatian masyarakat.

Penampilan tersebut menjadi momen bersejarah bagi sekolah. Untuk pertama kalinya drumband binaan SDN 21 Kaur tampil di hadapan publik dalam rangka upacara dan karnaval HUT RI. Para siswa yang terdiri dari kelas 4 hingga kelas 6 tampil dengan semangat dan antusias tinggi.

Grub Drumband Gema Cakrawala berada di bawah Penanggung Jawab Vera Restiana, http://S.Pd., M.M. Sementara proses latihan dan pembinaan dilakukan oleh dua orang pelatih, yaitu Yosi Susanti dan Suciati Anggraini, S.S. Kedisiplinan latihan selama beberapa bulan terakhir membuahkan hasil maksimal di panggung perdana.

Sebanyak 41 anggota drumband menunjukkan kekompakan dalam barisan, variasi formasi, hingga atraksi alat musik. Sorak penonton mengiringi setiap hentakan drum dan tiupan trompet yang mengumandangkan lagu-lagu perjuangan.

Peralatan drumband yang digunakan merupakan aset desa yang dihibahkan kepada SDN 21 Kaur. Hibah tersebut meliputi alat musik lengkap hingga kostum penampilan, sehingga siswa dapat tampil maksimal tanpa kendala sarana.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan adanya peralatan drumband yang komplit ini sampai pada kostumnya. Ini menjadi motivasi besar bagi anak-anak untuk terus berprestasi,” ujar Vera Restiana.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Desa Jembatan Dua, Asep Rianto, yang telah bekerja sama untuk kemajuan SDN 21 Kaur. Sinergi antara pemerintah desa dan sekolah dinilai menjadi kunci lahirnya kegiatan ekstrakurikuler yang membanggakan.

Dengan tampil perdana ini, Gema Cakrawala diharapkan menjadi ikon baru seni dan budaya di SDN 21 Kaur. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus membina drumband agar menjadi aset pendidikan karakter, disiplin, dan kebanggaan masyarakat Desa Jembatan Dua.

Penulis: 0ngah 022

Sambut HUT RI Ke-81, Pemdes Pasar Saoh Cairkan BLT-DD Tahap II untuk 4 KPM

KAUR SELATAN – Suasana khidmat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Pasar Saoh, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, terasa kian bermakna. Pemerintah Desa (Pemdes) setempat resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap II Tahun Anggaran 2026, Jumat (14/08/2026).

Sebanyak 4 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tersenyum sumringah menerima hak mereka sebesar Rp900.000 per kepala keluarga. Angka tersebut merupakan akumulasi pencairan untuk jatah tiga bulan sekaligus, yakni April, Mei, dan Juni 2026.

Prosesi pembagian bantuan dipusatkan di Sekretariat Desa Pasar Saoh. Agenda ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pasar Saoh, Mulyadi, S.Pd.I, dengan didampingi Ketua BPD Herlian Muslimin serta Camat Kaur Selatan, Joni Aprizal, S.T.

Turut menyaksikan jajaran perangkat desa, anggota BPD, pendamping desa, seluruh perwakilan KPM, dan para pekerja pers lokal.

Kepala Desa Pasar Saoh, Mulyadi, S.Pd.I, menegaskan bahwa penetapan kuota 4 KPM ini bukanlah penunjukan acak. Pemdes telah melalui serangkaian verifikasi ketat berbasis regulasi pemerintah untuk memastikan validitas data kemiskinan ekstrem di wilayahnya.

“Penerima bantuan didominasi oleh warga lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, warga yang mengidap penyakit menahun, serta kaum ibu yang bertindak sebagai kepala keluarga tanpa sokongan bansos lain,” terang Mulyadi.

Ia mengimbau agar bantuan finansial ini digunakan secara bijak guna menopang taraf hidup keluarga. “Kami berharap uang ini dimanfaatkan sebaik mungkin demi mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari atau menjadi tambahan biaya berobat bagi warga yang sakit menahun,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Camat Kaur Selatan, Joni Aprizal, S.T., memberi apresiasi atas kelancaran penyaluran dana tersebut. Selain meminta warga hemat dalam membelanjakan uang bantuan, Joni juga mengingatkan tanggung jawab sosial masyarakat terkait kewajiban daerah.

“Saat ini pemerintah daerah sedang mengintensifkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kami harap masyarakat bisa menyisihkan sebagian rezekinya untuk melunasi kewajiban tersebut,” pinta Camat.

Lebih lanjut, mengingat wilayah Kaur Selatan tengah dilanda musim kemarau panjang yang membuat vegetasi mengering, Joni mewanti-wanti masyarakat terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Ia meminta warga mengindahkan instruksi dari pihak kepolisian demi keselamatan bersama. “Tolong jangan sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala dan stop membersihkan lahan perkebunan dengan cara dibakar. Larangan serta sanksi hukum dari Kapolda per 31 Juli lalu sudah sangat jelas bagi siapa saja yang nekat memicu kebakaran,” pungkas Joni tegas.

Hingga acara berakhir pada siang hari, pemantauan media di lapangan menunjukkan seluruh rangkaian penyaluran BLT-DD berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Reporter: Ahmad Rezian

POLRES KAUR TUNTASKAN KASUS RUDAPAKSA ANAK, KELUARGA KORBAN UCAPKAN TERIMA KASIH

KAUR– Polres Kaur kembali menunjukkan komitmen dalam melindungi hak anak. Kasus dugaan rudapaksa terhadap anak yang terjadi di wilayah hukum Polres Kaur kini telah ditangani secara tuntas oleh Satreskrim Unit PPA.

‎Laporan diterima beberapa waktu lalu dan langsung ditindaklanjuti. Penyidik melakukan pemeriksaan saksi, visum et repertum, serta pengumpulan alat bukti. Berdasarkan hasil penyelidikan, 5 orang tersangka telah ditetapkan dan saat ini proses hukum terus berjalan.

‎Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, SIK, M.Tr.Opsla,melalui Kasat Reskrim AKP Tomson Sembiring menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak. “Penanganan kami lakukan cepat, terukur, dan sesuai SOP. Tujuannya satu, menegakkan keadilan dan melindungi korban,” ujarnya.

‎Selain proses hukum, Polres Kaur juga mengedepankan pemulihan korban. Koordinasi dilakukan dengan Dinas P3A, P2TP2A, tenaga psikolog, dan tenaga medis. Korban mendapat pendampingan agar dapat pulih secara fisik dan psikis serta tetap bisa melanjutkan aktivitas seperti biasa.

‎Identitas korban dirahasiakan penuh sesuai amanat UU Perlindungan Anak dan UU TPKS. Pemeriksaan dilakukan di ruang khusus agar korban merasa aman dan tidak mengalami tekanan sekunder.

‎Apresiasi datang dari keluarga korban. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas keseriusan dan kecepatan Polres Kaur dalam menangani kasus ini. “Kami berterima kasih kepada Polres Kaur yang komit dalam pemberantasan penjahat kelamin ini. Kami merasa didampingi dan dilindungi,” ungkap perwakilan keluarga.

‎Polres Kaur juga gencar melakukan pencegahan. Sosialisasi ke sekolah, desa, dan komunitas terus dilakukan agar masyarakat paham cara melindungi anak dan berani melapor jika mengetahui adanya tindak kekerasan.

‎Dengan langkah cepat dan berpihak pada korban, Polres Kaur berharap dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan rasa aman bagi masyarakat. Penegakan hukum terhadap kejahatan seksual anak menjadi prioritas agar tidak ada lagi ruang bagi pelaku di Kabupaten Kaur.

Penulis: 0ngah 021

‎SIDANG PARIPURNA KUA-PPAS 2027 NYARIS BATAL, ANGGOTA DPRD KAUR DISOROT KARENA TAK QUORUM

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM– Sidang paripurna penandatanganan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 di DPRD Kabupaten Kaur nyaris batal. Rapat tertunda lama karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi quorum.

‎Sidang yang dijadwalkan pagi Senin 10 08 2026 yang bertempat di ruang rapat DPRD terpaksa ditunda hingga pukul 11 WIB Lebih. Pimpinan dewan berulang kali mengetok palu dan meminta anggota yang belum hadir segera ke ruang sidang. Namun hingga waktu yang ditentukan, kursi dewan masih banyak yang kosong.

‎Kondisi itu memicu kekecewaan. Irawan Sumantri, salah satu anggota DPRD Kaur, meluapkan kekesalannya di hadapan peserta sidang. Ia menilai ketidakdisiplinan anggota mencoreng marwah lembaga legislatif.

‎”Bagaimana kita mau menjadi pengawas eksekutif, sedangkan kita saja tidak disiplin. Ini agenda penting, menyangkut anggaran rakyat. Kalau kita tidak hadir, siapa yang mau mengawasi?” tegas Irawan dengan nada tinggi.

‎KUA-PPAS merupakan dokumen krusial sebagai dasar penyusunan RAPBD. Keterlambatan pembahasan dapat berimbas pada mundurnya seluruh tahapan penganggaran daerah, mulai dari pembahasan hingga pengesahan APBD 2027.

‎Setelah menunggu cukup lama, quorum akhirnya terpenuhi dan sidang dapat dilanjutkan. Namun insiden keterlambatan ini menjadi catatan buruk bagi DPRD di awal pembahasan anggaran.

‎Ketua DPRD yang memimpin sidang juga menyayangkan kejadian tersebut. Ia mengingatkan seluruh anggota agar lebih menghargai waktu dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Agenda kenegaraan tidak bisa dikalahkan oleh urusan pribadi.

‎Publik kini menanti komitmen DPRD Kaur untuk memperbaiki kedisiplinan. Sebab kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif tidak hanya diukur dari keputusan politik, tetapi juga dari keseriusan hadir dan bekerja untuk kepentingan daerah.

‎Penulis: 0ngah 021

DESA PASAR BARU LENGKAPI PENGINPUTAN IDM 2026, FOKUS DONGKRAK STATUS KEMANDIRIAN DESA

NASAL – Pemerintah Desa Pasar Baru, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, telah menyelesaikan penginputan data Indeks Desa Membangun IDM tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 05/08/2026 dan didampingi langsung oleh Tenaga Ahli Kabupaten Kaur.

IDM merupakan instrumen resmi dari Kementerian Desa untuk mengukur status perkembangan dan kemandirian desa. Data yang diinput mencakup tiga dimensi utama: ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi serta tata kelola pemerintahan desa.

Proses penginputan berlangsung di kantor desa sejak pagi. Seluruh perangkat desa bersama operator SID bergerak memverifikasi data mulai dari jumlah penduduk, infrastruktur, BUMDes, kesehatan, pendidikan, hingga kelembagaan masyarakat.

Tenaga Ahli Kabupaten Kaur yang hadir memberikan pendampingan teknis. Mulai dari memastikan kelengkapan dokumen, validasi data, hingga cara mengunggah ke aplikasi resmi Kemendesa. Tujuannya agar data yang masuk benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan.

Kepala Desa Pasar Baru, Edwrsyah, menyampaikan apresiasi atas dukungan pendamping. Menurutnya, IDM bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi cerminan kemajuan desa.

“Kami selalu berusaha untuk yang terbaik di desa kita ini. Dengan data yang akurat, kami bisa melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu dibenahi untuk meningkatkan status desa,” jelas Edwrsyah di sela kesibukannya.

Edwrsyah menambahkan, hasil IDM akan menjadi dasar penyusunan RKPDes dan pengajuan program tahun 2027. Jika skor meningkat, Desa Pasar Baru berpeluang mendapat prioritas bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi.

Pemerintah desa menargetkan status Desa Pasar Baru naik dari kategori saat ini. Dengan semangat gotong royong dan data yang valid, diharapkan pada rilis IDM akhir tahun nanti Desa Pasar Baru bisa naik kelas dan semakin mandiri dalam membangun wilayahnya.

(Rozi)