POLRES KAUR TEBAR KEBAIKAN SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA KURANG MAMPU

KAUR, KP – Semarak Hari Jadi Humas Polri ke-75 dirayakan Polres Kaur dengan cara yang penuh makna dan kepedulian. Pada Senin (19/10/2026), Polres Kaur menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kabupaten Kaur.

Kegiatan mulia ini bukan sekadar seremoni peringatan, melainkan cerminan nyata dari hati Polri yang senantiasa hadir untuk rakyat. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga di tengah dinamika kehidupan yang penuh tantangan.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., melalui Wakapolres Kaur Kompol Agus Norman, S.H., M.H., menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan esensi dari peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 yang humanis dan solutif.

“Melalui bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan. Bantuan sembako ini mungkin tidak besar nilainya, namun kami berharap besar manfaatnya bagi warga yang membutuhkan. HUT Humas Polri ke-75 ini kami maknai sebagai momentum untuk semakin memperkuat kedekatan, membangun kepercayaan, dan menghadirkan Polri yang humanis serta bermanfaat,” tutur Wakapolres dengan penuh ketulusan.

Ia menegaskan, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengemban tanggung jawab sosial untuk senantiasa peduli, berempati, dan hadir dalam setiap denyut kehidupan masyarakat.

Semangat pengabdian tersebut sejalan dengan marwah Humas Polri yang presisi, profesional, dan humanis. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan jembatan kemitraan antara Polres Kaur dan masyarakat semakin kokoh, serta kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat.

Bakti sosial dalam rangka HUT Humas Polri ke-75 ini menjadi bukti komitmen Polres Kaur untuk terus menebar kebaikan, mengedepankan pelayanan yang berhati, serta mengabdi dengan penuh keikhlasan demi mewujudkan Kabupaten Kaur yang aman, sejahtera, dan penuh kepedulian.

Penulis: 0ngah 021

Sikat Sarang Narkoba, Polres Kaur Gerebek Desa Bungin Tambun III, Ratusan Barang Bukti Disita

KAUR, KP – Polres Kaur tancap gas berantas narkoba. Operasi Sarang Narkoba (OSN) digelar pada Sabtu (17/10/2026) dengan sasaran kawasan yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Desa Bungin Tambun III, Kecamatan Padang Guci Hulu.

Operasi diawali apel persiapan pukul 15.30 WIB di Mapolres Kaur. Apel dipimpin langsung Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., dan diikuti 25 personel pilihan yang dibagi menjadi tiga tim. Kapolres menegaskan operasi ini adalah perang Polres Kaur terhadap narkoba.

“Ini perintah tegas. Tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Kaur. Laksanakan tugas sesuai prosedur, jaga keselamatan, dan tindak tegas peredaran narkoba,” tegas Kapolres dalam arahannya.

Pukul 17.00 WIB, tim gabungan bergerak senyap menuju lokasi target. Petugas menggerebek rumah milik terduga berinisial IF alias FC alias PB. Saat penggerebekan, target berhasil kabur dan kini masuk dalam pengejaran petugas.

Meski pelaku melarikan diri, penggeledahan membuahkan hasil. Polisi menyita ratusan barang bukti yang kuat diduga terkait aktivitas pesta narkoba. Barang bukti yang diamankan berupa 4 unit kamera CCTV, 1 unit receiver CCTV, 1 unit power supply, 3 unit HP Vivo, 11 pipet modifikasi (bong), 4 kaca pirek bekas bakar, 17 korek api gas, 1 gunting, dan 103 plastik klip bening bekas pakai.

Kapolres menegaskan seluruh barang bukti akan didalami untuk pengembangan jaringan. Ia memastikan Polres Kaur tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus memburu pemilik rumah yang kabur tersebut.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa setengah-setengah. Kami butuh peran aktif masyarakat. Jika mengetahui ada sarang narkoba, segera laporkan ke Polres Kaur. Identitas pelapor kami jamin aman,” tegas AKBP Wiwin.

Usai operasi, personel langsung menggelar patroli dialogis untuk memastikan situasi kamtibmas di Padang Guci Hulu tetap aman dan kondusif. Polres Kaur berkomitmen mewujudkan Kabupaten Kaur yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba.

Penulis: 0ngah 021

RANGKUL UMAT NASRANI, POLRES KAUR GELAR MINGGU KASIH DI SELURUH GEREJA SE-KABUPATEN KAUR

KAUR, KP – Wujud toleransi dan kehadiran Polri untuk semua golongan, Polres Kaur menggelar kegiatan Minggu Kasih di gereja dan rumah ibadah umat Nasrani se-Kabupaten Kaur. Kegiatan humanis ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi jemaat, sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Salah satu kegiatan Minggu Kasih dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Rumah Ibadah Permingguan GBKP Kaur. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Tomson Sembiring, S.H., M.H., didampingi Kasat Sabhara AKP J. Prangin Angin dan PS Kanit Provos AIPTU A. Sinuraya yang berbaur langsung dengan para jemaat.

Kegiatan diawali dengan ibadah bersama secara khidmat, kemudian dilanjutkan dengan dialog santai dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas. Suasana kekeluargaan begitu terasa, menunjukkan kedekatan Polri dengan masyarakat tanpa sekat dan tanpa membedakan latar belakang agama.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa Minggu Kasih adalah komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat secara humanis. “Melalui Minggu Kasih ini kami ingin terus mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik. Kami mengajak seluruh masyarakat Kaur untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama, saling menghormati, dan menciptakan Kaur yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak jemaat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau untuk menjauhi narkoba dan minuman keras, tertib berlalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong yang meresahkan, serta bijak menyikapi informasi agar tidak mudah terprovokasi hoaks.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jangan ragu untuk menyampaikan informasi kepada kami jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Dengan komunikasi dan kepedulian bersama, Kaur akan tetap aman, damai, dan harmonis,” tambah Kapolres.

Polres Kaur menegaskan kegiatan Minggu Kasih ini akan terus dilaksanakan secara rutin di seluruh wilayah. Dengan menyambangi langsung rumah ibadah, Polri dapat mendengarkan aspirasi jemaat dan pengurus gereja, sehingga setiap permasalahan di masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata semangat *GAGAH* Polres Kaur, yakni Gerak Cepat, Adaptif, Gotong Royong, Aktif Melayani, dan Hindari Pelanggaran. Sebuah komitmen untuk memberikan pelayanan yang humanis, menjaga toleransi, dan mewujudkan Kabupaten Kaur yang aman, toleran, dan penuh kedamaian.

Penulis: 0ngah 021

ERATKAN SILATURAHMI, KAPOLRES KAUR GELAR Jum’at KELILING DI MASJID AGUNG AL-KAHFI

KAUR, KP – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan menghadirkan Polri di tengah masyarakat, Polres Kaur menggelar kegiatan Jumat Keliling. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi kebijakan Kapolri untuk mendekatkan Polri dengan rakyat, bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.

Kegiatan Jumat Keliling tersebut dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 11.45 WIB di Masjid Agung Al-Kahfi Bintuhan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Aripin, S.I.K., M.A.P., didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama Polres Kaur, serta personel Polres dan Polsek Kaur Selatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah bersama warga. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terlihat saat jajaran Polres Kaur membaur dengan jamaah. Usai salat, Kapolres menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis dan dialogis kepada masyarakat.

Dalam tausiyah kamtibmasnya, Kapolres menegaskan bahwa Jumat Keliling bukan sekadar ibadah bersama, melainkan jembatan komunikasi untuk menyerap aspirasi warga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar Kabupaten Kaur tetap aman, damai, dan kondusif.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap ancaman narkoba. Ia mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Warga diminta tidak ragu melapor ke polisi jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Tak hanya soal narkoba, Kapolres juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, larangan penggunaan knalpot brong yang meresahkan, serta menjauhi minuman keras yang kerap menjadi pemicu perkelahian dan gangguan kamtibmas. Masyarakat juga diajak bijak bermedia sosial dengan tidak mudah percaya dan menyebarkan berita hoaks.

Melalui Jumat Keliling ini, Polres Kaur ingin mengimplementasikan semangat *GAGAH* yaitu Gerak Cepat, Adaptif, Gotong Royong, Aktif Melayani, dan Hindari Pelanggaran. Semangat ini menjadi komitmen Polres Kaur untuk memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan dekat dengan rakyat.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran Kapolres dan jajaran disambut positif oleh jamaah Masjid Agung Al-Kahfi yang berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi terwujudnya Kabupaten Kaur yang aman dan nyaman bagi semua.

(Pachroul)

PESERTA PKA KAUR BERKOMITMEN UBAH POLA KERJA BIROKRASI JADI PELAYANAN SOLUTIF DAN INOVATIF

KAUR, KP – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Kabupaten Kaur menyatakan komitmen kuat untuk mentransformasikan pola kerja birokrasi. Dari yang selama ini hanya berorientasi pada rutinitas administratif, kini akan diubah menjadi pelayanan yang solutif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut lahir dari semangat perubahan yang ditanamkan selama mengikuti pelatihan di UPT Diklat BKPSDM Kota Lubuk Linggau. Para peserta menyadari bahwa tantangan birokrasi saat ini tidak lagi sekadar menyelesaikan berkas, tetapi bagaimana memberikan solusi cepat dan tepat atas kebutuhan publik.

Mewakili rekan-rekan peserta, Jasman Suardi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kaur, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kaur. Ia menilai PKA ini merupakan investasi kompetensi yang sangat berharga bagi kemajuan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran Pemkab Kaur atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengikuti pelatihan ini,” ujar Jasman Suardi dengan penuh haru.

Menurut Jasman, kepercayaan yang diberikan pimpinan daerah harus dibalas dengan kinerja nyata. Ilmu kepemimpinan, manajemen perubahan, dan inovasi pelayanan yang didapat selama diklat akan segera diimplementasikan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tempat mereka bertugas.

Ia menambahkan, seorang administrator dituntut tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga harus memiliki empati dan kepekaan humanis dalam melayani. Birokrasi yang hebat adalah birokrasi yang mampu mendengar keluhan warga dan menghadirkan kebijakan yang memanusiakan manusia.

Semangat humanis tersebut menjadi benang merah dari seluruh peserta PKA. Mereka sepakat bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Kaur harus dimulai dari diri sendiri, dengan mengubah mindset dari dilayani menjadi melayani, dari prosedural menjadi solutif.

Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin administrator di Kabupaten Kaur yang tidak hanya cerdas secara administrasi, tetapi juga berjiwa pemimpin yang inovatif, solutif, dan humanis demi mewujudkan Kaur yang maju dan pelayanan publik yang membanggakan.

Penulis: 0ngah 021

POLRES KAUR UNGKAP 5 KASUS CURANMOR, 2 PELAKU DIBEKUK DAN 8 MOTOR DIAMANKAN

KAUR, KP- Satuan Reserse Kriminal Polres Kaur berhasil mengungkap lima laporan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga di Kecamatan Maje dan Kecamatan Nasal. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka dan delapan unit sepeda motor sebagai barang bukti.

Capaian tersebut disampaikan dalam Press Release yang digelar di Mapolres Kaur, Jumat (9/10/2026). Pengungkapan ini bermula dari lima laporan polisi terkait curanmor yang masuk pada tanggal 18 September 2026, tiga laporan pada 29 September 2026, dan satu laporan pada 9 Oktober 2026, dengan TKP yang terjadi pada kurun waktu Agustus hingga September 2026.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua tersangka berinisial A.B.A.Z. (26) dan R.S.B.F. (21), keduanya merupakan warga Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur. Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB oleh tim opsnal yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Tomson Sembiring, S.H., M.H., bersama KBO Reskrim IPTU Aldino Amrullah, S.Tr.K. dan Kanit I Pidum IPDA Reno Tri Ansyah, S.Sos.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen serius Polri dalam menjaga Kamtibmas. “Pengungkapan kasus ini merupakan wujud keseriusan Polres Kaur dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan memberantas tindak pidana curanmor. Kami akan terus melakukan penegakan hukum secara profesional,” tegas Kapolres.

Berdasarkan hasil penyelidikan, modus operandi pelaku adalah mengincar sepeda motor yang diparkir di luar rumah, terutama yang kuncinya masih melekat pada kendaraan. Selain itu pelaku juga diduga merusak kabel kontak untuk menghidupkan motor curian.

Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan delapan unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan, terdiri dari Honda Blade Repsol, Honda Blade 110, Honda Beat Deluxe, Honda Revo Absolute, Honda Sonic, Honda CB150R, Honda Supra Fit, dan Honda Beat warna merah muda. Barang bukti tersebut disita dari beberapa lokasi di Kabupaten Kaur dan Kabupaten OKU Selatan, Sumsel.

Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kaur untuk penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus mendalami keterkaitan barang bukti dengan laporan polisi lainnya serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan dan menggunakan kunci pengaman tambahan. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kendaraannya dalam keadaan aman, tidak meninggalkan kunci yang masih melekat, dan segera lapor ke polisi jika melihat tindak pidana. Sinergi masyarakat dan Polri sangat penting untuk menciptakan Kaur yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Penulis: 0ngah 021

Konferensi Pers Polres Kaur: Dua Pelaku Curanmor Diringkus, 8 Unit Sepeda Motor Disita

KAUR, KP — Kepolisian Resor (Polres) Kaur Polda Bengkulu berhasil menggulung komplotan pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga di Kecamatan Maje dan Kecamatan Nasal. Dalam operasi penangkapan ini, polisi mengamankan dua tersangka beserta barang bukti sebanyak delapan unit sepeda motor.

Kapolres Kaur, AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polres Kaur pada Jumat (9/10/2026), mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan tindak lanjut dari lima Laporan Polisi (LP) yang diterima sejak pertengahan September hingga awal Oktober 2026.

Para pelaku diketahui melancarkan aksinya dalam kurun waktu Agustus hingga September 2026. Tercatat ada lima warga yang menjadi korban aksi kejahatan ini, yakni AS (21), IS (38), Suwanto (44), BA (53), dan AS (49).

“Kedua tersangka yang berhasil kami amankan adalah AP (26), warga Desa Tanjung Baru, dan RS (21), warga Desa Tanjung Beringin. Keduanya berasal dari Kecamatan Maje,” ujar AKBP Wiwin Syamsul Arifin di hadapan para awak media.

Aksi pelarian kedua pelaku berakhir setelah anggota Opsnal Tim Gurita 88 Sat Reskrim Polres Kaur melakukan penggerebekan pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Tomson Sembiring, S.H., M.H., didampingi KBO Reskrim Iptu Aldino Amrullah, S.Tr.K., dan Kanit 1 Pidum Ipda Reno Tri Ansyah, S.Sos.

Kedua pelaku diringkus di rumah masing-masing tanpa melakukan perlawanan. Dari hasil pengembangan di lapangan, Tim Gurita 88 melakukan perburuan barang bukti hingga ke provinsi tetangga. Polisi menyita tiga unit sepeda motor dari dalam rumah tersangka AP. Sementara empat unit lainnya berhasil diamankan di daerah Desa Tanjung Besar, Kecamatan Mekakau Ilir, OKU Selatan, dan satu unit lagi disita di Desa Gunung Batu, Kecamatan Pulau Beringin, OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Adapun modus operandi yang digunakan komplotan ini adalah mengincar sepeda motor yang terparkir di luar rumah, memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci melekat di motor, serta merusak kabel kontak kendaraan.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita delapan unit sepeda motor dengan rincian sebagai berikut:

1 unit Honda Blade Repsol

1 unit Honda Blade 110 lis merah

1 unit Honda Beat Deluxe warna hitam

1 unit Honda Revo Absolute warna hitam

1 unit Honda Sonic warna merah-putih (belum ada laporan polisi)

1 unit Honda CB150R warna merah (alat yang digunakan untuk mencuri)

1 unit Honda Supra Fit warna hitam (digunakan untuk ditukar dengan hasil curian)

1 unit Honda Beat warna pink (tanpa dokumen lengkap)

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf g Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Keduanya terancam hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun atau denda paling banyak kategori V.

Saat ini, pihak penyidik Polres Kaur terus melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Polisi juga tengah melakukan inventarisasi Laporan Polisi terkait untuk memproses seluruh barang bukti sepeda motor yang telah disita.

(**)

‎DUKUNG SARANA RS PRATAMA, DINKES KAUR SIAPKAN MOBIL AMBULANS LENGKAPI FASILITAS PELAYANAN

KAUR, KP – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus mematangkan persiapan operasional Rumah Sakit Pratama. Salah satu fokus utama saat ini adalah pemenuhan sarana dan prasarana penunjang, termasuk pengadaan satu unit mobil ambulans untuk kelengkapan fasilitas pelayanan kesehatan.
‎
‎Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Sefta ma’arif saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/10/2026). Ia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk kebutuhan Rumah Sakit Pratama agar dapat segera berfungsi secara maksimal.
‎
‎”Saat ini kita mempersiapkan segala sesuatunya untuk kebutuhan RS Pratama. Salah satunya sarana mobil ambulans sebagai penunjang pelayanan rujukan dan kegawatdaruratan,” jelas Kadis Dinkes Kaur.
‎
‎Menurutnya, keberadaan mobil ambulans merupakan fasilitas vital yang wajib dimiliki sebuah rumah sakit. Ambulans tidak hanya untuk mengantar pasien rujukan, tetapi juga untuk menjemput pasien dalam kondisi darurat di wilayah yang jauh dari pusat layanan kesehatan.
‎
‎Dinkes Kaur memastikan bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya sebatas kendaraan, namun juga mencakup kelengkapan alat kesehatan, tenaga medis, dan perizinan operasional. Semua dipersiapkan secara matang agar RS Pratama benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
‎
‎Kehadiran RS Pratama sendiri sangat dinantikan masyarakat Kaur, khususnya yang berada di wilayah pedalaman. Selama ini, warga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit yang memadai di Bintuhan.
‎
‎Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap, RS Pratama diharapkan mampu menjadi solusi atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Kaur. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
‎
‎Masyarakat berharap proses persiapan ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga RS Pratama dapat segera diresmikan dan dioperasionalkan dalam waktu dekat untuk melayani seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kaur.
‎
‎Penulis: 0ngah 021

WIFIBER ICONNET KAUR SERING GANGGUAN, PELANGGAN MERASA DIRUGIKAN DAN MINTA KEJELASAN

KAUR KP- Layanan internet WiFi Icon net di Kabupaten Kaur kembali dikeluhkan pelanggan. Gangguan jaringan yang sering terjadi, mulai dari koneksi lemot hingga mati total berhari-hari, membuat warga yang bergantung pada internet untuk usaha dan sekolah daring merasa sangat dirugikan.

Keluhan ini mencuat dari sejumlah pelanggan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kaur. Mereka mengaku sudah berulang kali melaporkan gangguan tersebut ke pihak layanan pelanggan ICONNET, namun respons yang diberikan dinilai lambat dan tanpa solusi yang jelas. Internet mati, tapi tagihan tetap berjalan normal.

Salah seorang pelanggan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Wf ICONNET ini sering sekali gangguan. Bisa 2-3 hari tidak ada koneksi. Kami pakai untuk usaha, untuk anak sekolah. Kalau begini terus kami yang rugi, bayar tetap, pelayanan mengecewakan,” ujarnya dengan nada kesal, Selasa (7/10/2026).

Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan janji awal ICONNET yang mengklaim sebagai penyedia internet cepat, stabil, dan terjangkau dari PLN. Fakta di lapangan, stabilitas jaringan menjadi persoalan utama yang belum mampu diatasi pihak manajemen ICONNET di Kaur.

Dampak gangguan tidak main-main. Pelaku UMKM yang mengandalkan transaksi online terpaksa merugi, pelajar terhambat mengerjakan tugas, hingga perkantoran desa yang menggunakan ICONNET ikut lumpuh pelayanannya. Kerugian materil dan non-materil jelas dirasakan masyarakat.

Masyarakat meminta pihak Manajemen ICONNET Kaur dan PLN tidak tutup mata. Mereka menuntut transparansi terkait penyebab gangguan yang berulang serta kompensasi yang layak atas layanan yang tidak maksimal. Jangan hanya lihai menarik iuran bulanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak ICONNET Kaur belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab seringnya gangguan jaringan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media masih belum mendapat jawaban.

Warga berharap ICONNET segera melakukan perbaikan total pada jaringan dan meningkatkan pelayanan pelanggan. Jika tidak ada perbaikan, pelanggan mengancam akan ramai-ramai beralih ke provider lain dan melaporkan persoalan ini ke perlindungan konsumen.

Penulis: 0ngah 021

POLRES KAUR GELAR SIMULASI PENGAMANAN AKSI UNRAS, KAPOLRES TEKANKAN PENDEKATAN HUMANIS

KAUR, KP – Aksi unjuk rasa menolak kenaikan pajak hingga 100 persen di Gedung DPRD Kabupaten Kaur tiba-tiba memanas. Ratusan massa mencoba merangsek masuk. Situasi itulah yang diperagakan Polres Kaur dalam simulasi pelayanan aksi unjuk rasa, Rabu (7/10/2026) pagi pukul 07.00 WIB di depan Mako Polres Kaur.

Simulasi yang berlangsung realistis itu dipimpin langsung Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P. Seluruh personel dikerahkan, mulai dari tim negosiator, Dalmas awal hingga Dalmas lanjut. Skenario diawali dengan kedatangan massa yang menyampaikan keberatan atas kebijakan kenaikan pajak yang dinilai memberatkan masyarakat.

Dalam simulasi tersebut, personel menunjukkan tahapan pengamanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari kesiapsiagaan personel di lapangan, pengaturan arus massa aksi, hingga membangun komunikasi yang humanis dan persuasif dengan korlap aksi untuk meredam ketegangan.

Tak hanya itu, petugas juga dilatih cara bertindak terukur saat situasi meningkat menjadi anarkis. Dengan formasi yang sigap, personel mampu mengendalikan massa tanpa tindakan represif, mengedepankan dialog dan perlindungan hak menyampaikan pendapat di muka umum.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin mengatakan, simulasi ini wajib dilakukan untuk mengasah kemampuan dan kekompakan personel. Menurutnya, unjuk rasa adalah hak konstitusional warga negara yang harus dilayani dengan profesional dan penuh rasa tanggung jawab.

“Melalui simulasi ini, kita memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa secara profesional, humanis dan sesuai prosedur. Penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus kita layani dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Kaur berkomitmen untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kunci pengamanan unras bukan pada kekuatan, melainkan pada kemampuan komunikasi dan pendekatan persuasif kepada peserta aksi.

Dengan digelarnya simulasi ini, Polres Kaur menegaskan kesiapannya menghadapi berbagai potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukumnya. Masyarakat diimbau tidak ragu menyampaikan aspirasi, karena Polres Kaur siap memberikan pengamanan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi HAM dan ketertiban umum.

Penulis: 0ngah 021