AIR MANJAU SUKA RAJA KEMBALI TELAN KORBAN, LANSIA TEWAS TENGGELAM
KAUR – Aliran Air Manjau di Desa Sukaraja kembali memakan korban jiwa. Seorang laki-laki berusia lanjut ditemukan tewas tenggelam di sungai tersebut, Minggu 13/5/2026. Peristiwa itu kembali menyeret perhatian warga pada titik rawan yang sudah lama dikeluhkan.
Korban diketahui bernama ilan (58) tahun, warga Desa Sukaraja. Ia diduga terpeleset saat hendak menjaring di sungai sekitar pukul 16.30 WIB. Warga yang mendengar teriakan langsung berupaya menolong, sebenarnya arus cukup tenang sehingga korban di temukan tidak jauh dari tempatnya menjaring terang warga setempat, Mustofa.
Tangis histeris keluarga memecah kesunyian di rumah duka. Mustofa mengaku sudah berulang kali mengingatkan tetangganya agar tidak turun ke sungai sendirian. Namun naas tak bisa di tolak, Tek ilan Sekarang sudah nggak bisa pulang lagi,” ujarnya dengan mata sembab saat ditemui
Warga sekitar menyebut Air Manjau Sukaraja memang langganan kecelakaan. Belum ada pembatas, rambu peringatan, maupun tangga darurat di titik tersebut. “Kalau hujan, arus naik cepat. Sudah 2 kali ada korban dalam 1 tahun terakhir,” kata Sapri, 45 tahun, tokoh masyarakat setempat. Ia mendesak pemerintah desa dan BPBD segera memasang pengaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa mitigasi di titik rawan tidak bisa ditunda. Korban jiwa sudah berulang, namun langkah konkret masih terbatas pada imbauan. Tanpa pagar pengaman, rambu jelas, dan pengawasan rutin, Air Manjau Sukaraja dikhawatirkan kembali menelan korban. Warga berharap kali ini duka tidak berhenti pada tangisan, tetapi berujung pada tindakan.
Penulis: 0ngah 021

