KEPALA DINAS PENDIDIKAN KAUR HADIRI RAKORDA PERCEPATAN PROGRAM PENDIDIKAN 2026 DI BENGKULU

BENGKULU – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kaur, Lisarmawan, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Percepatan Program-Program Pendidikan Tahun 2026 yang digelar di Grage Hotel Horizon, Kota Bengkulu, pada Selasa 2 September 2026.

Rakorda tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pendidikan Provinsi. Kegiatan ini diikuti seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu beserta jajaran terkait.

Tujuan utama Rakorda adalah menyamakan persepsi dan mempercepat implementasi program-program strategis pendidikan di tingkat daerah. Fokus pembahasan meliputi peningkatan mutu pendidikan, pemerataan akses, serta penyerapan anggaran pendidikan tahun 2026.

Dalam kesempatan itu, Lisarmawan menyampaikan sejumlah prioritas Kabupaten Kaur. Ia menekankan pentingnya percepatan rehabilitasi sekolah, pemenuhan tenaga pendidik, dan peningkatan literasi serta numerasi peserta didik di daerah 3T.

“Kami di Kaur berkomitmen mendukung penuh program percepatan dari Provinsi. Tantangan kita masih pada infrastruktur sekolah dan distribusi guru. Melalui Rakorda ini kami berharap ada sinergi anggaran dan program yang lebih terarah,” ujar Lisarmawan.

Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam Rakorda juga memaparkan target capaian pendidikan 2026. Di antaranya peningkatan angka partisipasi sekolah, penguatan pendidikan vokasi, dan digitalisasi pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu meminta seluruh kabupaten/kota segera menyusun rencana aksi daerah. Tujuannya agar program pusat dan provinsi bisa berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel.

Dengan keikutsertaan Kabupaten Kaur dalam Rakorda ini, Dinas Pendidikan Kaur berharap program-program prioritas 2026 dapat segera dieksekusi. Koordinasi lintas daerah dinilai penting agar tidak ada ketimpangan layanan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Bengkulu.

Penulis: 0ngah 021

DPRD DAN PEMKAB KAUR TANDATANGANI KUA-PPAS APBD 2027

‎KAUR – Sidang paripurna penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 di DPRD Kabupaten Kaur berjalan lancar dan sesuai harapan, Senin 10/08/2026.
‎
‎Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Kaur Januardi, dan dihadiri Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid. Penandatanganan dokumen KUA-PPAS menjadi tonggak awal pembahasan Rancangan APBD 2027 di lembaga legislatif.
‎
‎Turut hadir dalam paripurna tersebut unsur Forkopimda, para kepala perangkat organisasi daerah, camat se-Kabupaten Kaur, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers dari berbagai media.
‎
‎Wakil Bupati Kaur dalam sambutannya menyampaikan bahwa KUA-PPAS 2027 disusun dengan mengacu pada RPJMD dan hasil reses DPRD. Fokus utama anggaran diarahkan untuk penguatan layanan dasar, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.
‎
‎“Dokumen ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyusun RKA setiap OPD. Kami berharap pembahasan selanjutnya dapat berjalan cepat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
‎
‎Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kaur menegaskan komitmen DPRD untuk mengawal setiap program agar tepat sasaran. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar APBD 2027 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di 15 kecamatan.
‎
‎Dalam sidang paripurna itu, seluruh fraksi di DPRD juga menyampaikan pandangan umum. Secara umum fraksi menyetujui arah kebijakan umum anggaran yang diajukan Pemkab, dengan catatan agar ada peningkatan alokasi untuk desa, UMKM, dan penanganan infrastruktur jalan.
‎
‎Dengan ditandatanganinya KUA-PPAS 2027, tahapan selanjutnya adalah pembahasan Rancangan APBD bersama TAPD dan komisi-komisi di DPRD. Pemerintah menargetkan Raperda APBD 2027 dapat disahkan sebelum akhir tahun 2026.

Penulis: 0ngah 021

Mitra Strategis Pemkab, Pengurus DPD MOI Kaur Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Ekosistem pers di Kabupaten Kaur memasuki babak baru dengan resmi dilantiknya jajaran pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Daerah Media Online Indonesia (DPD MOI) Kabupaten Kaur periode 2026-2031. Prosesi khidmat ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Kaur pada Rabu (19/08/2026).

Acara seremonial tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kaur, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan berbagai organisasi pers di lingkungan Kabupaten Kaur. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan kuatnya dukungan terhadap eksistensi media digital dalam mengawal pembangunan daerah.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan serta penyematan tanda jabatan secara simbolis kepada jajaran pengurus baru yang dipimpin oleh Ilpitarmawan selaku Ketua DPD MOI Kaur.

Dalam arahannya, Bupati Kaur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja mengemban amanah. Bupati menggarisbawahi bahwa media online saat ini merupakan mitra strategis pemerintah daerah yang memiliki peran vital dalam menyajikan informasi akurat, berimbang, dan edukatif bagi publik.

“Pemerintah daerah selalu terbuka terhadap kritik yang sifatnya membangun. Kami menaruh harapan besar agar DPD MOI Kaur mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus ikut mengawal program pembangunan agar berjalan tepat sasaran,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD MOI Kaur terpilih, Ilpitarmawan, menegaskan komitmen seluruh anggotanya untuk menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia memastikan bahwa program kerja ke depan akan menitikberatkan pada penguatan kompetensi wartawan serta memerangi penyebaran berita bohong (hoaks).

“Fokus utama kami adalah peningkatan kapasitas jurnalis, pengetatan verifikasi informasi, dan menjadi garda terdepan melawan hoaks di ruang digital. Kami juga siap bersinergi dengan seluruh OPD dan organisasi media lain melalui program literasi media ke sekolah-sekolah, pelatihan jurnalisme warga, serta promosi sektor UMKM dan pariwisata lokal,” papar Ilpitarmawan.

Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi industri pers di Kabupaten Kaur untuk tumbuh lebih profesional, independen, dan berintegritas demi kemaslahatan masyarakat luas.

Pewarta: Kasim
Editor: [Redaksi]

PROGRAM RTLH DI KAUR MASUK TAHAP 3, 250 UNIT RUMAH SEGERA DIBANGUN

KAUR, – Program Rumah Tidak Layak Huni RTLH di Kabupaten Kaur terus bergulir. Hingga Agustus 2026, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Perkim telah merealisasikan beberapa tahap pembangunan untuk warga kurang mampu.

Kepala Dinas Perkim Kaur, Ismawar Hasdan, menyampaikan saat ini program sudah memasuki tahap pertama dan kedua. “Tahap pertama 100 unit di Kecamatan Nasal sudah berjalan dengan realisasi sekitar 60 persen,” ujarnya di ruang kerjanya, Selasa 19/08/2026.

Untuk tahap dua, pemerintah kembali mengalokasikan 57 unit di Kecamatan Nasal. Progresnya saat ini diperkirakan sudah mencapai 20 sampai 30 persen. Pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan lapangan dan verifikasi data penerima manfaat.

Sementara itu, tahap tiga menjadi tahap terbesar tahun ini. Total 250 unit disiapkan untuk tiga wilayah. Rinciannya, 100 unit untuk Kecamatan Maje, dan 150 unit lainnya terbagi di Kecamatan Kelam Tengah, Pagul, dan Lungkang Kule.

Ismawar menjelaskan, untuk tahap tiga saat ini proses persiapan sudah selesai. Tim teknis dari Dinas Perkim telah melakukan pra identifikasi dan verifikasi di lapangan. “Saat ini sudah pra identifikasi teknis dari tim, dan tinggal menunggu SK pelaksana,” katanya.

Program RTLH ini menyasar keluarga miskin yang rumahnya belum memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. Bantuan berupa bahan material dan upah kerja diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian warga.

Pemerintah Kabupaten Kaur menargetkan seluruh unit di tahap tiga dapat segera dikerjakan setelah SK turun. Dengan begitu, manfaat bantuan bisa langsung dirasakan masyarakat sebelum memasuki musim penghujan.

Dinas Perkim juga mengimbau penerima manfaat dan pemerintah desa untuk mengawal pelaksanaan di lapangan. Transparansi dan tepat sasaran menjadi kunci agar program RTLH benar-benar membantu mengurangi angka rumah tidak layak huni di Kabupaten Kaur.

Penulis: 0ngah 021

PELANTIKAN PENGURUS DPD MEDIA ONLINE INDONESIA KAUR, BUPATI: JADILAH JURNALISME YANG MENCERDASKAN

KAUR,– Pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Daerah DPD Media Online Indonesia MOI Kabupaten Kaur resmi dilantik. Agenda tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pemda Kaur, Rabu 19/08/2026.

Pelantikan dihadiri langsung Bupati Kaur, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah OPD, serta pengurus organisasi media lainnya di Kabupaten Kaur. Kehadiran unsur pemerintah dan insan pers menunjukkan dukungan terhadap peran media dalam pembangunan daerah.

Acara dimulai dengan pembacaan SK kepengurusan, dilanjutkan pengambilan sumpah dan penyematan tanda jabatan kepada pengurus DPD MOI Kaur periode 2026-2031. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan insan media.

Dalam sambutannya, Bupati Kaur menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya peran media online sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.

“Pemerintah terbuka terhadap kritik membangun. Kami berharap MOI Kaur menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta ikut mengawal program-program pembangunan agar tepat sasaran,” ujar Bupati.

Ketua DPD MOI Kaur yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk menjaga kode etik jurnalistik. Pengurus akan fokus pada peningkatan kapasitas wartawan, verifikasi berita, dan melawan penyebaran hoaks di ruang digital.

Selain itu, MOI Kaur juga akan bersinergi dengan organisasi media lain dan OPD terkait. Beberapa program yang dirancang antara lain pelatihan jurnalisme warga, literasi media di sekolah, serta publikasi potensi daerah untuk mendukung UMKM dan pariwisata Kaur.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan media online di Kabupaten Kaur semakin profesional dan berintegritas. Pelantikan ini menjadi awal penguatan ekosistem pers yang sehat, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.

Penulis: 0ngah 021

TAMPIL PERDANA, DRUMBAND GEMA CAKRAWALA SDN 21 KAUR MERIAHKAN HUT RI KE-81

KAUR, – Semarak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 diramaikan penampilan perdana Grub Drumband Gema Cakrawala dari SD Negeri 21 Kaur. Aksi 41 siswa ini sukses mencuri perhatian masyarakat.

Penampilan tersebut menjadi momen bersejarah bagi sekolah. Untuk pertama kalinya drumband binaan SDN 21 Kaur tampil di hadapan publik dalam rangka upacara dan karnaval HUT RI. Para siswa yang terdiri dari kelas 4 hingga kelas 6 tampil dengan semangat dan antusias tinggi.

Grub Drumband Gema Cakrawala berada di bawah Penanggung Jawab Vera Restiana, http://S.Pd., M.M. Sementara proses latihan dan pembinaan dilakukan oleh dua orang pelatih, yaitu Yosi Susanti dan Suciati Anggraini, S.S. Kedisiplinan latihan selama beberapa bulan terakhir membuahkan hasil maksimal di panggung perdana.

Sebanyak 41 anggota drumband menunjukkan kekompakan dalam barisan, variasi formasi, hingga atraksi alat musik. Sorak penonton mengiringi setiap hentakan drum dan tiupan trompet yang mengumandangkan lagu-lagu perjuangan.

Peralatan drumband yang digunakan merupakan aset desa yang dihibahkan kepada SDN 21 Kaur. Hibah tersebut meliputi alat musik lengkap hingga kostum penampilan, sehingga siswa dapat tampil maksimal tanpa kendala sarana.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan tersebut. “Kami sangat bersyukur dengan adanya peralatan drumband yang komplit ini sampai pada kostumnya. Ini menjadi motivasi besar bagi anak-anak untuk terus berprestasi,” ujar Vera Restiana.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Desa Jembatan Dua, Asep Rianto, yang telah bekerja sama untuk kemajuan SDN 21 Kaur. Sinergi antara pemerintah desa dan sekolah dinilai menjadi kunci lahirnya kegiatan ekstrakurikuler yang membanggakan.

Dengan tampil perdana ini, Gema Cakrawala diharapkan menjadi ikon baru seni dan budaya di SDN 21 Kaur. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus membina drumband agar menjadi aset pendidikan karakter, disiplin, dan kebanggaan masyarakat Desa Jembatan Dua.

Penulis: 0ngah 022

POLRES KAUR TUNTASKAN KASUS RUDAPAKSA ANAK, KELUARGA KORBAN UCAPKAN TERIMA KASIH

KAUR– Polres Kaur kembali menunjukkan komitmen dalam melindungi hak anak. Kasus dugaan rudapaksa terhadap anak yang terjadi di wilayah hukum Polres Kaur kini telah ditangani secara tuntas oleh Satreskrim Unit PPA.
‎
‎Laporan diterima beberapa waktu lalu dan langsung ditindaklanjuti. Penyidik melakukan pemeriksaan saksi, visum et repertum, serta pengumpulan alat bukti. Berdasarkan hasil penyelidikan, 5 orang tersangka telah ditetapkan dan saat ini proses hukum terus berjalan.
‎
‎Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, SIK, M.Tr.Opsla,melalui Kasat Reskrim AKP Tomson Sembiring menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual terhadap anak. “Penanganan kami lakukan cepat, terukur, dan sesuai SOP. Tujuannya satu, menegakkan keadilan dan melindungi korban,” ujarnya.
‎
‎Selain proses hukum, Polres Kaur juga mengedepankan pemulihan korban. Koordinasi dilakukan dengan Dinas P3A, P2TP2A, tenaga psikolog, dan tenaga medis. Korban mendapat pendampingan agar dapat pulih secara fisik dan psikis serta tetap bisa melanjutkan aktivitas seperti biasa.
‎
‎Identitas korban dirahasiakan penuh sesuai amanat UU Perlindungan Anak dan UU TPKS. Pemeriksaan dilakukan di ruang khusus agar korban merasa aman dan tidak mengalami tekanan sekunder.
‎
‎Apresiasi datang dari keluarga korban. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas keseriusan dan kecepatan Polres Kaur dalam menangani kasus ini. “Kami berterima kasih kepada Polres Kaur yang komit dalam pemberantasan penjahat kelamin ini. Kami merasa didampingi dan dilindungi,” ungkap perwakilan keluarga.
‎
‎Polres Kaur juga gencar melakukan pencegahan. Sosialisasi ke sekolah, desa, dan komunitas terus dilakukan agar masyarakat paham cara melindungi anak dan berani melapor jika mengetahui adanya tindak kekerasan.
‎
‎Dengan langkah cepat dan berpihak pada korban, Polres Kaur berharap dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan rasa aman bagi masyarakat. Penegakan hukum terhadap kejahatan seksual anak menjadi prioritas agar tidak ada lagi ruang bagi pelaku di Kabupaten Kaur.

Penulis: 0ngah 021

‎SIDANG PARIPURNA KUA-PPAS 2027 NYARIS BATAL, ANGGOTA DPRD KAUR DISOROT KARENA TAK QUORUM

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM– Sidang paripurna penandatanganan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 di DPRD Kabupaten Kaur nyaris batal. Rapat tertunda lama karena jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi quorum.
‎
‎Sidang yang dijadwalkan pagi Senin 10 08 2026 yang bertempat di ruang rapat DPRD terpaksa ditunda hingga pukul 11 WIB Lebih. Pimpinan dewan berulang kali mengetok palu dan meminta anggota yang belum hadir segera ke ruang sidang. Namun hingga waktu yang ditentukan, kursi dewan masih banyak yang kosong.
‎
‎Kondisi itu memicu kekecewaan. Irawan Sumantri, salah satu anggota DPRD Kaur, meluapkan kekesalannya di hadapan peserta sidang. Ia menilai ketidakdisiplinan anggota mencoreng marwah lembaga legislatif.
‎
‎”Bagaimana kita mau menjadi pengawas eksekutif, sedangkan kita saja tidak disiplin. Ini agenda penting, menyangkut anggaran rakyat. Kalau kita tidak hadir, siapa yang mau mengawasi?” tegas Irawan dengan nada tinggi.
‎
‎KUA-PPAS merupakan dokumen krusial sebagai dasar penyusunan RAPBD. Keterlambatan pembahasan dapat berimbas pada mundurnya seluruh tahapan penganggaran daerah, mulai dari pembahasan hingga pengesahan APBD 2027.
‎
‎Setelah menunggu cukup lama, quorum akhirnya terpenuhi dan sidang dapat dilanjutkan. Namun insiden keterlambatan ini menjadi catatan buruk bagi DPRD di awal pembahasan anggaran.
‎
‎Ketua DPRD yang memimpin sidang juga menyayangkan kejadian tersebut. Ia mengingatkan seluruh anggota agar lebih menghargai waktu dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Agenda kenegaraan tidak bisa dikalahkan oleh urusan pribadi.
‎
‎Publik kini menanti komitmen DPRD Kaur untuk memperbaiki kedisiplinan. Sebab kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif tidak hanya diukur dari keputusan politik, tetapi juga dari keseriusan hadir dan bekerja untuk kepentingan daerah.
‎
‎Penulis: 0ngah 021

‎DUA PECATUR KAUR TEMBUS KEJURNAS BANTEN, PERCASI TARGET PRESTASI NASIONAL

KAUR – Nama Kabupaten Kaur kembali harum di cabang olahraga catur. Dua pecatur muda, Haryono dan Riky, dipastikan akan mewakili Bengkulu pada Kejuaraan Nasional Catur yang akan digelar di Banten pada Oktober 2026 mendatang.
‎
‎Kepastian itu disampaikan Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia PERCASI Kaur, Mardianto, S.AP., M.AP, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kaur. Ia menyebut keduanya lolos setelah tampil konsisten dalam seleksi tingkat provinsi.
‎
‎“Alhamdulillah, Haryono dan Riky berhasil mengharumkan nama Kaur. Mereka akan bertarung di Kejurnas Banten bulan Oktober. Ini hasil kerja keras latihan dan mental bertanding,” ujar Mardianto saat ditemui di Sekretariat PERCASI Kaur, Minggu 2/8/2026.
‎
‎Menurut Mardianto, prestasi pecatur Kaur memang sedang menanjak. Baru-baru ini, atlet-atlet binaan PERCASI Kaur mendominasi sejumlah turnamen catur yang digelar di Provinsi Bengkulu. Beberapa gelar juara berhasil dibawa pulang ke Kaur.
‎
‎Dominasi itu menjadi bukti bahwa pembinaan catur di Kaur mulai berjalan di jalur yang benar. Klub-klub catur di kecamatan aktif menggelar latihan rutin dan uji tanding, sehingga melahirkan bibit-bibit baru yang siap bersaing.
‎
‎Mardianto berharap, keikutsertaan di Kejurnas Banten bukan hanya sekadar seremoni. Ia menargetkan Haryono dan Riky mampu menembus 10 besar nasional dan membawa pulang medali untuk Bengkulu.
‎
‎“Ke depan kami ingin pecatur Kabupaten Kaur semakin diperhitungkan dalam kancah nasional. Tidak hanya ikut, tapi menang. Untuk itu dukungan pembinaan, sarana, dan keberangkatan harus terus kita kawal,” tegasnya.
‎
‎Dengan modal semangat dan hasil positif di tingkat provinsi, PERCASI Kaur optimistis. Pemerintah daerah, KONI, dan masyarakat diminta terus memberi dukungan. Sebab dari papan catur 64 petak inilah, nama Kaur bisa kembali mengukir prestasi di tingkat nasional.
‎
‎Penulis: 0ngah 021

‎SISTEM JEMPUT BOLA SDN 21 KAUR DONGKRAK MINAT DAFTAR, 24 SISWA BARU IKUTI MPLS HINGGA PENUTUPAN

KAUR – Penerimaan Peserta Didik Baru SPMB di SDN 21 Kaur tahun ajaran 2026/2027 berjalan sukses. Dengan strategi jemput bola,Plt.Kepala SDN 21 Kaur Vera Restiana, S.Pd., M.M dan ketua Panitia Heni Aprianti,.S.Pd. Gr
‎ ini berhasil menjaring 24 siswa baru sesuai zonasi Desa Jembatan 2.
‎
‎Proses SPMB dimulai sejak 18 Mei 2026. Tidak menunggu pendaftar datang, pihak sekolah justru aktif turun ke lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada anak usia sekolah dasar di wilayah binaan yang tertinggal.
‎
‎Upaya promosi dilakukan secara langsung ke TK-TK terdekat. Tim guru memberikan informasi tentang program sekolah, kurikulum, dan lingkungan belajar. Sosialisasi tatap muka dinilai efektif menumbuhkan kepercayaan orang tua.
‎
‎Selain ke TK, guru dan panitia juga mendatangi rumah-rumah warga yang memiliki anak usia sekolah dasar. Pendataan dilakukan berdasarkan zonasi Desa Jembatan 2. Orang tua mendapat penjelasan langsung agar tidak ragu menyekolahkan anak di SDN 21 Kaur.
‎
‎Tahap akhir dari sistem jemput bola adalah penjemputan berkas. Petugas sekolah mendatangi rumah pendaftar untuk mengambil kelengkapan administrasi. Kemudahan ini mengurangi beban orang tua dan mempercepat proses verifikasi data.
‎
‎Hasilnya memuaskan. Hingga penutupan pendaftaran, SDN 21 Kaur menerima 24 peserta didik baru. Angka ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan jemput bola mampu menjawab tantangan rendahnya minat daftar di sekolah dasar wilayah pinggiran.
‎
‎Setelah SPMB, sekolah langsung menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah MPLS. Kegiatan dibuka pada 13 Juli 2026 dan berlangsung selama lima hari. Sejumlah guru terlibat aktif membimbing siswa baru agar cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
‎
‎Puncak MPLS ditutup hari ini dengan rangkaian kegiatan edukatif dan kreatif. Suasana berlangsung sukses dan meriah. Dengan awal yang baik ini, SDN 21 Kaur optimistis 24 siswa baru dapat tumbuh dan berkembang dalam suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.
‎
‎Selaku PLT kepala sekolah,saya Vera restIana Spd,MM merasa bangga dengan keberhasilan ini,dan saya juga mengucapkan terimakasih kepada segenap guru yang terlibat,dan tentunya kepada orang tua murid yang sudah mempercayakan anaknya masuk di SD yang saya pimpin.
‎
‎Penulis: 0ngah 021