Proyek Strategis Kampung Nelayan Merah Putih di Kaur Terancam Molor, Progres Baru 58 Persen

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM — Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Merpas, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, kini menjadi sorotan. Proyek strategis yang diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir tersebut terancam tidak tuntas tepat waktu.

Project Manager pembangunan, Maryandi, mengakui adanya keterlambatan tersebut. Hingga Senin (22/12/2025), realisasi fisik pengerjaan di lapangan baru menyentuh angka 58 persen.

“Progres fisik saat ini baru mencapai 58 persen. Pembangunan sudah berjalan beberapa bulan, namun memang belum mencapai target yang diharapkan,” ujar Maryandi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (22/12).

Lambannya pengerjaan ini memicu kritik dari elemen masyarakat. Ketua Ormas Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI), Biman Iswandi, menyayangkan sisa waktu pengerjaan yang tinggal menghitung hari sementara beban kerja masih sangat besar.

“Berdasarkan papan informasi proyek, masa pengerjaan dimulai sejak 15 September 2025 dan harus berakhir pada 31 Desember 2025. Dengan sisa waktu kurang dari sepuluh hari, sangat mengkhawatirkan melihat progres yang belum mencapai 60 persen,” tegas Biman.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, telah mewanti-wanti pelaksana proyek saat meninjau lokasi pada November lalu. Ia menekankan agar aspek transparansi dan akuntabilitas tetap dijaga tanpa mengesampingkan ketepatan waktu pengerjaan.

Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan program andalan pemerintah untuk memodernisasi sektor perikanan di Kabupaten Kaur. Proyek ini mencakup pembangunan fasilitas vital seperti Tempat Pelelangan Ikan (TPI), area pengolahan hasil laut, hingga sarana penunjang ekonomi lainnya.

Masyarakat kini berharap pihak pelaksana dapat melakukan percepatan agar fasilitas ini segera bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup nelayan di Desa Merpas dan sekitarnya.

Laporan: Ongah R021

Editor: Redaksi

‎Jambore Daerah Provinsi Bengkulu Sukses di Kaur

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Jambore Daerah (Jamda) Provinsi Bengkulu ke VII sukses digelar di Kabupaten Kaur. Mardianto, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kaur yang juga terlibat dalam kepanitiaan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Jamda yang diikuti oleh lebih kurang 1500 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu berlangsung dengan semangat yang tinggi, saat di wawancarai di sela kesibukannya pada akhir pagelaran tanggal 18/12/2025 di lapangan bumi perkemahan kaur, tepatnya di pantai pengubaian Pinang Tawar kabupaten Kaur.

‎”Meski dihadapkan dengan hujan dan angin badai, namun semua peserta tidak menyerah dan tetap semangat. Momen seperti inilah yang menjadikan Pramuka itu terlihat tangguh dan profesional,” kata Mardianto.

‎Jamda yang berlangsung selama beberapa hari itu dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Mereka mengikuti berbagai kegiatan, seperti upacara pembukaan, pentas seni, dan kegiatan kepramukaan lainnya.

‎Mardianto juga menyampaikan bahwa suksesnya Jamda ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kaur. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemda Kaur yang telah mendukung pelaksanaan Jamda ini,” ujarnya.

‎Dengan suksesnya Jamda ini, Mardianto berharap agar Pramuka di Kaur dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik. “Kami berharap Pramuka di Kaur dapat terus menjadi garda terdepan dalam membangun karakter dan kepribadian yang baik,” katanya.

‎Jamda Provinsi Bengkulu ke VII di Kaur telah berakhir dengan sukses, namun semangat dan jiwa Pramuka akan terus berkobar di hati para peserta.

‎Penulis Ongah R021

‎PWK Se-Jabodetabek Gelar Bhakti Sosial di Kaur, 7 Kegiatan Dilaksanakan.

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Persatuan Warga Kaur (PWK) Se-Jabodetabek menggelar bhakti sosial di Kabupaten Kaur, dengan 7 kegiatan yang dilaksanakan, termasuk santunan anak yatim, bantuan pelajar miskin, dan pembagian Alquran di seluruh mesjid yang ada di kabupaten Kaur, di laksanakan di aula gedung serba guna pemda Kaur pada hari Jumat 19/12/2025 yang di hadiri oleh wakil bupati Kaur,Abdul Hamid S.Pd. Asisten II ketua DPRD Kaur serta camat Kaur Selatan, Kaur tengah, Semidang Gumai, luas dan beberapa camat yang ada di kabupaten Kaur.

‎Wakil bupati Kaur, Abdul Hamid dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tentunya sangat positif dan bermanfaat bagi kita semua, tentu saja kegiatan kegiatan seperti ini atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan seperti ini dapat di ikuti oleh PWK pwk yang ada di daerah lain, mengingat warga Kaur sangat banyak yang berada di perantauan, bukan saja di Jabodetabek,tapi di kota kota besar lainnya,seperti Lampung, Palembang dan kota kota lainnya ujar Wabup.

‎Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum PWK Se-Jabodetabek, Laksamana Dr. Taufik Arief, ST, MM, dan para pengurus PWK lainnya. “Dengan kegiatan seperti ini, kita dapat menjaga silaturahmi dan tetap terhubung dengan kampung halaman, meskipun kita berada di perantauan,” kata Dr. Taufik Arief.

‎Dalam acara tersebut, PWK Se-Jabodetabek juga menyantuni anak yatim dan memberikan bantuan kepada pelajar miskin. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaur,” ujarnya.

‎Pembagian Alquran di seluruh mesjid yang ada di kabupaten Kaur juga merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan. “Kami berharap Alquran dapat menjadi pedoman hidup bagi masyarakat Kaur,” kata Dr. Taufik Arief.

‎Kegiatan bhakti sosial PWK Se-Jabodetabek di Kaur berlangsung selama 2 hari, dan dihadiri oleh masyarakat Kaur yang sangat antusias. “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini, karena dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kaur,” kata salah satu warga.

‎PWK Se-Jabodetabek berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan bhakti sosial di Kaur, dan berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan terus berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaur,” kata Dr. Taufik Arief.

‎Penulis: 0ngah R021

‎Bangunan Los Pasar Tradisional Desa Pasar Baru Hancur Diterjang Angin Badai

NASAL, KONTAK PUBLIK.COM — Bangunan los Pasar Tradisional Desa Pasar Baru, Kecamatan Nasal, hancur diterjang angin badai pada Kamis malam 18/12/2025. Pengurus dan pedagang sangat berharap pihak pemerintah dapat memperbaikinya secepatnya.

‎Pasar Tradisional Desa Pasar Baru adalah satu-satunya pasar tradisional yang beroperasi satu minggu sekali dan menjadi penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Kecamatan Nasal. “Kami sangat berharap pemerintah dapat memperbaikinya secepatnya, karena pasar ini adalah sumber penghidupan kami,” kata Basri salah satu pedagang yang aktip berjualan di pasar ini.

‎Pengurus Pasar Tradisional Desa Pasar Baru, Bapak Hekki dianda alias Bahir, juga berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk memperbaiki bangunan yang hancur. “Kami sudah melaporkan bahwa bangunan ini sudah tidak layak lagi ke pihak Disperindagkop Kaur sebelum kejadian ini, namun belum ada tindak lanjut,” ujarnya.

‎Pasar Tradisional Desa Pasar Baru memiliki sekitar 50 los kecil dan lebih kurang ada 5 buah bangunan besar, semua sudah tidak layak digunakan oleh pedagang untuk berjualan. Setiap hari pasar, pedagang dapat menghasilkan pendapatan yang cukup besar, namun dengan bangunan yang hancur, mereka tidak dapat berjualan dengan nyaman.

‎Pihak Kecamatan Nasal juga pernah berjanji untuk membantu menyampaikan keluhan ini ke Pemda Kaur guna memperbaiki bangunan pasar, namun hingga saat ini belum ada kepastian. “Kami berharap pemerintah dapat memperbaikinya secepatnya, karena pasar ini sangat penting bagi masyarakat,” kata Hekki dianda alias Bahir.

‎Masyarakat Desa Pasar Baru berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi pasar tradisional mereka dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. “Kami hanya ingin pasar kami dapat diperbaiki dan dapat digunakan kembali,” kata salah satu warga pasar baru, Media Daman yang memang tinggal di sekitaran pasar.

‎Penulis 0ngah R021.

BUMDes di Kaur Mandek, PABPDSI Soroti Lemahnya Pengawasan BPD dan Pendamping Desa

KAUR, || KONTAK PUBLIK.COM — – Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Kaur, Sulaiman, S.Pd., melontarkan kritik pedas terkait carut-marutnya pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Kabupaten Kaur. Sulaiman menuding kegagalan mayoritas BUMDes tak lepas dari lemahnya fungsi pengawasan yang seharusnya dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pendamping Desa.

Dalam keterangannya saat ditemui di kediamannya pada Kamis (18/12/2025), Sulaiman menyesalkan kinerja kedua lembaga tersebut yang dinilai “mandul” dalam mengawal aset desa. Menurutnya, BPD sebagai lembaga legislatif di tingkat desa seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan operasional BUMDes berjalan sesuai aturan.

“Pendamping Desa dan BPD seharusnya menjadi garda terdepan dalam mengawasi pengelolaan BUMDes, namun kenyataannya mereka tidak melakukan tugasnya dengan baik. Seolah-olah fungsi pengawasan itu tidak ada,” tegas Sulaiman.

Ia menambahkan, pengurus PABPDSI Kaur selama ini tidak henti-hentinya memberikan imbauan agar seluruh anggota BPD peka terhadap tanggung jawab dan tupoksi mereka. Namun, fakta di lapangan menunjukkan banyak BUMDes yang justru gagal dan tidak memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan asli desa.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Ormas (LPRI) DPD Bengkulu, Biman Iswandi, turut angkat bicara. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Kaur untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pendamping Desa dan BPD di lapangan.

“Kami meminta Pemkab Kaur memberikan sanksi tegas kepada mereka yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Kami ingin pengelolaan BUMDes lebih efektif dan efisien, bukan sekadar menghabiskan anggaran tanpa hasil,” ujar Biman saat dimintai keterangan pada hari yang sama.

Selain menyoroti peran lembaga formal, Sulaiman juga mengajak masyarakat luas untuk lebih proaktif dalam memantau penggunaan dana desa, khususnya di sektor BUMDes. Ia berharap masyarakat bisa menjadi “mata dan telinga” untuk mencegah terjadinya penyelewengan dana.

Di sisi lain, LPRI menyatakan komitmennya untuk terus memantau perkembangan isu ini. “Kami akan terus berjuang dan mengawal pengelolaan BUMDes di Kaur agar kegagalan serupa tidak terulang kembali demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Biman.

Laporan: Ongah R021

Nasrur Rahman ‘Lonk’ Resmi Jabat Setda Kaur

KAUR, || KONTAK PUBLIK.COM – Nasrur Rahman, yang sering akrab di sapa ‘Lonk’ resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Setda) Kaur secara definitif, Senin (15/12/2025). Sebelumnya, ‘Lonk’ menjabat sebagai Asisten Satu di Setda Kaur.

Pelantikan ini dilaksanakan di Aula Setda Kaur, dihadiri oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, dan para pejabat teras lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Gusril Pausi berpesan kepada Lonk untuk membawa perubahan yang lebih baik dan bertanggung jawab atas amanah yang diemban.

“Jabatan Setda adalah jabatan tertinggi PNS, oleh karena itu, harus dapat membawa perubahan yang lebih baik dan bertanggung jawab atas amanah yang diemban,” ujar Gusril Pausi.

Lonk, yang telah lama mengabdi di Setda Kaur, berjanji akan menjalankan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab. “Saya akan menjalankan tugas dengan baik dan transparan, demi kemajuan Kabupaten Kaur,” katanya.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Bupati Kaur untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Kaur. “Kami berharap, dengan pelantikan ini, Lonk dapat membawa perubahan positif bagi Setda Kaur dan Kabupaten Kaur,” kata Gusril Pausi.

Lonk juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berjanji akan bekerja keras untuk meningkatkan kinerja Setda Kaur. “Kami akan menjalankan tugas dengan baik dan profesional, demi kemajuan Kabupaten Kaur,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, Lonk menjadi salah satu pejabat teras di Kabupaten Kaur yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi daerah ini. “Kami berharap, dengan pelantikan ini, Kabupaten Kaur akan lebih maju dan sejahtera,” kata seorang warga.

Pelantikan Lonk sebagai Setda Kaur juga disambut positif oleh para pejabat lainnya, yang berharap ia dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Kaur.

Penulis: 0ngah R021

Alek Septizon Resmi Jabat Kadis Kominfo Kaur

KAUR, || KONTAK PUBLIK.COM – Bupati Kaur, Gusril Pausi, melantik beberapa pejabat teras di Kabupaten Kaur, termasuk Alek Septizon sebagai Kepala Dinas Kominfo, Senin (15/12/2025). Sebelumnya, Alek Septizon menjabat sebagai PLT Kadis Kominfo.

Pelantikan ini dilaksanakan di Aula Kantor Setda Kaur, dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan Asisten III, serta para Kepala Dinas Kabupaten Kaur. Dalam sambutannya, Bupati Gusril Pausi berpesan kepada Alek Septizon untuk memegang teguh amanah dan tanggung jawab atas tugas yang diemban.

“Jalankan lah tugas sesuai petunjuk dan aturan yang ada, untuk Visi dan misi Kaur berseri harapan kita, agar ada perubahan yang signifikan dan dapat meningkatkan kinerja agar ke depan nya Kabupaten Kaur akan lebih maju lagi,” ujar Gusril Pausi.

Alek Septizon sebelumnya menjabat sebagai PLT Kadis Kominfo, dan kini resmi menjadi Kepala Dinas definitif. Ia berjanji akan menjalankan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Bupati Kaur untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Kaur. “Kami berharap, dengan pelantikan ini, Alek Septizon dapat membawa perubahan positif bagi Dinas Kominfo dan Kabupaten Kaur,” kata Gusril Pausi.

Alek Septizon juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berjanji akan bekerja keras untuk meningkatkan kinerja Dinas Kominfo. “Kami akan menjalankan tugas dengan baik dan transparan, demi kemajuan Kabupaten Kaur,” ujarnya.

Pelantikan ini disambut positif oleh masyarakat Kaur, yang berharap Alek Septizon dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Kaur. “Kami berharap, dengan pelantikan ini, Kabupaten Kaur akan lebih maju dan sejahtera,” kata seorang warga.

Penulis Ongah R021

SUTT Kaur Rampung, 6 Gardu Listrik Siap Tingkatkan Pasokan Energi

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Gardu Induk atau SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) di Kabupaten Kaur kini memasuki tahap penyelesaian. Pemasangan tapak tower yang sempat terkendala, kini sudah dibebaskan, bahkan pemasangan kabel sudah selesai.

Pihak PLN Rayon Bintuhan menjelaskan, sebelum SUTT ini, Kabupaten Kaur hanya memiliki dua gardu penyuling, yaitu Gurita dan Laguna. Namun, setelah SUTT ini rampung, akan ada 6 gardu, dengan nama-nama yang diambil dari nama daerah di Kaur.

Bupati Kaur, Gusril Pausi, melakukan sidak ke lapangan dan melihat langsung progres pekerjaan. Ia menyampaikan optimisme bahwa tahun 2026, Kabupaten Kaur tidak akan lagi mengalami mati lampu seperti saat ini.

“Insya Allah, tahun 2026 nanti kita sudah tidak mengalami mati lampu seperti saat ini. SUTT ini akan meningkatkan pasokan energi di Kaur,” ujar Gusril Pausi saat wawancara dengan awak media. Sabtu 13/12

Gusril Pausi juga mengapresiasi kerja keras PLN dan masyarakat Kaur yang telah mendukung pembangunan SUTT ini. “Kami berharap, SUTT ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kaur,” katanya.

Dengan rampungnya SUTT ini, Kabupaten Kaur siap menghadapi tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Ongah R021

Bupati Kaur Ajak Anak Muda Jelajahi Keindahan Wisata Bahari Dalam Pembukaan Jamda Ke VII

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Pembukaan Jamda (Jambore Daerah) Provinsi Bengkulu ke VII di Kabupaten Kaur dimeriahkan oleh berbagai atraksi, di antaranya tari adat, tari berburu Gurita serta tak kalah menariknya adalah pasukan penabuh Dool dari SMA Pentagon, Sabtu 13/12

Hadir dalam acara pembukaan Jamda ke VII ini Bupati Kaur, Gusril Pausi, yang didampingi Wakil Bupati, PJ Setda, dan Asisten 1. serta wk II DPRD Kaur,Dalam sambutannya, Bupati Gusril Pausi mengapresiasi generasi muda sebagai tunas bangsa yang diharapkan menjadi penerus pembangunan.

‎Bupati Gusril Pausi juga mempromosikan Kabupaten Kaur sebagai daerah wisata bahari yang menawarkan pemandangan elok dan permai. “Kaur memiliki keindahan alam yang luar biasa, dari pantai hingga pegunungan, yang siap menyambut wisatawan,” ujarnya.

‎Gusril Pausi berharap, generasi muda dapat menjadi duta wisata Kaur untuk mempromosikan keindahan alam daerah ini. “Mari kita jelajahi dan lestarikan keindahan Kaur, demi meningkatkan ekonomi lokal,” ajaknya.

‎Jamda Provinsi Bengkulu ke VII ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran ide antara generasi muda. “Kita harus bersinergi untuk membangun Bengkulu yang lebih maju,” kata Gusril Pausi.

‎Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, yang juga selaku Ketua Kwarcab  menambahkan, “Kaur siap menjadi tuan rumah yang baik, mari kita nikmati keindahan alam dan budaya Kaur.” Acara ini dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan budaya lokal.

‎Dengan tema “Muda, Berani, dan Berprestasi”, Jamda Provinsi Bengkulu ke VII diharapkan dapat menjadi momentum bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkontribusi pada pembangunan daerah.

‎Penulis Ongah R021.

Tiga Item Pengadaan di Dukcapil Kaur Tertunda, Kepala Dinas Berjanji Percepat Realisasi

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Tiga item pengadaan barang dan jasa di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kaur dengan anggaran rendah hingga kini belum terealisasi. Kepala Dinas Dukcapil Kaur, Alfian, membenarkan kondisi ini saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (09/12/2025).

“Benar, tiga item tersebut belum terealisasi. Namun, saya baru dua minggu menjabat di sini, saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikannya,” ujar Alfian. Ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kinerja dan transparansi di Dukcapil.

Alfian menjelaskan, keterlambatan ini disebabkan proses lelang yang belum rampung dan anggaran yang terbatas. “Kami akan prioritaskan item yang paling mendesak, seperti pengadaan alat cetak dokumen kependudukan,” katanya.

Warga Kaur berharap pengadaan ini segera terealisasi, terutama untuk meningkatkan layanan administrasi kependudukan. “Kami butuh dokumen yang cepat dan akurat,” kata seorang warga.

Dukcapil Kaur berjanji akan mempercepat proses dan meningkatkan koordinasi dengan Bappeda dan Inspektorat. “Kami akan pastikan tidak ada penundaan lagi,” tegas Alfian.

Dengan komitmen baru, masyarakat Kaur menanti realisasi pengadaan ini. Dukcapil diharapkan segera meningkatkan kinerja, demi pelayanan publik yang lebih baik.

Penulis: 0ngah R021