Suntikan Modal Ratusan Juta Mandek, 90% BUMDes di Kaur Diduga Gagal Total

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kaur kini menjadi sorotan tajam. Meski telah menyedot anggaran Dana Desa (DD) hingga ratusan juta rupiah per desa, sebagian besar unit usaha tersebut dinilai gagal memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi masyarakat.

​Ketua Organisasi Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) DPD Bengkulu, Biman Iswandi SH, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ini. Menurutnya, diperkirakan lebih dari 90 persen BUMDes di Kabupaten Kaur mengalami kegagalan operasional.

Dari BUMDes ke Ketahanan Pangan: Masalah Klasik Terulang

​Biman menjelaskan bahwa transformasi program dari BUMDes menjadi program Ketahanan Pangan dalam beberapa tahun terakhir ternyata belum menjadi solusi efektif. Pengelolaan di lapangan dinilai masih jauh dari prinsip efisiensi dan transparansi.

​”Sangat disayangkan, penanaman modal sudah mencapai ratusan juta, tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Perubahan nama program tidak akan berarti jika tata kelolanya masih buruk,” ujar Biman saat diwawancarai di kediamannya, Rabu (17/12/2025).

 

Desakan Audit Faktual

​Menyikapi fenomena ini, LPRI mendesak instansi terkait—khususnya Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)—untuk segera turun ke lapangan melakukan audit faktual.

​Langkah ini dianggap krusial untuk membedah aliran dana dan memastikan apakah pengelolaan BUMDes maupun Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ketahanan Pangan sudah berjalan sesuai regulasi.

Poin-poin tuntutan LPRI antara lain:

  • Pertanggungjawaban Keuangan: Pengelola BUMDes dan TPK wajib transparan dalam melaporkan setiap rupiah dana yang dikelola.
  • Uji Prosedur: Menilai apakah unit usaha yang dijalankan memiliki studi kelayakan atau hanya sekadar syarat administratif.
  • Tindakan Tegas: Meminta aparat penegak hukum mengambil langkah jika ditemukan indikasi penyelewengan yang merugikan negara.

​”Kami tidak ingin ada celah penyelewengan dana yang justru merugikan masyarakat. Pengelolaan harus akuntabel demi kemajuan Kabupaten Kaur,” tegas Biman.

Menanti Transparansi Pemerintah Daerah

​Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Kaur. Audit faktual diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi mampu memberikan gambaran utuh mengenai kendala di lapangan serta memberikan solusi perbaikan sistem di masa mendatang.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai persentase kegagalan BUMDes yang diklaim mencapai angka 90 persen tersebut.

Laporan: Ongah R021

Editor: Redaksi]

Lawan Stunting, Pemdes Tanjung Kemuning II Perkuat Kualitas Kesehatan Balita Melalui Posyandu Rutin
KAUR, KONTAK PUBLIK.COM– Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Kemuning II, Kecamatan Tanjung Kemuning, terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di wilayahnya. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan kegiatan Posyandu rutin yang menyasar bayi dan balita guna memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Tanjung Kemuning II pada Senin (15/12/2025) ini dihadiri langsung oleh jajaran kader posyandu, Kepala Puskesmas, serta tenaga kesehatan terkait.

Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan untuk pemantauan pertumbuhan yang dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), pemberian imunisasi, hingga Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Khusus untuk menu PMT, pihak desa memastikan standar gizinya telah diverifikasi oleh ahli gizi dari Puskesmas Kecamatan Tanjung Kemuning.

Selain pengecekan fisik, para orang tua juga mendapatkan penyuluhan mendalam mengenai pentingnya ASI eksklusif, pemberian MPASI yang tepat, pemberian Vitamin A, stimulasi tumbuh kembang, hingga edukasi pencegahan diare.

Kepala Desa Tanjung Kemuning II, Dandi Yudias Hindarta, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi tim puskesmas dan antusiasme warga. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret mendukung program prioritas Pemerintah Pusat, Provinsi Bengkulu, dan Kabupaten Kaur dalam menekan angka stunting.

“Posyandu ini adalah garda terdepan kita untuk mendeteksi dini setiap penyimpangan pertumbuhan pada anak. Kami ingin memastikan gizi anak-anak di desa ini tercukupi,” ujar Dandi.

Ia berharap melalui konsistensi kegiatan ini, Desa Tanjung Kemuning II dapat melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan tangguh. “Investasi terbaik desa adalah kesehatan anak-anak kita, demi kemajuan desa di masa depan,” pungkasnya.

(Okawa)

Tuntaskan Penyaluran BLT-DD Tahap Terakhir, Pemdes Penyandingan Beri Pesan Penting untuk Warga

KAUR TENGAH, KONTAK PUBLIK.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Penyandingan, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, resmi menuntaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap IV atau tahap terakhir untuk tahun anggaran 2025. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung tertib di Balai Desa Penyandingan pada Jumat (12/12/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Penyandingan, Sopyan, beserta jajaran perangkat desa. Turut menyaksikan prosesi pembagian bantuan yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan dari pihak Kecamatan Kaur Tengah, serta Pendamping Desa.

Kepala Desa Penyandingan, Sopyan, menjelaskan bahwa sebanyak 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima haknya sebesar Rp900.000 untuk periode tiga bulan terakhir. Dengan demikian, seluruh KPM dipastikan telah menerima bantuan secara penuh dari awal hingga akhir tahun 2025.

Dalam sambutannya, Sopyan memberikan edukasi sekaligus pesan khusus terkait keberlanjutan program bantuan ini di tahun mendatang. Ia meminta masyarakat untuk memahami bahwa regulasi penerima bantuan sepenuhnya merujuk pada arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Kaur.

“Pembagian BLT-DD ini adalah yang terakhir di tahun ini. Kami berharap masyarakat tidak berkecil hati jika tahun depan tidak lagi terdaftar sebagai penerima, karena kami di Pemerintah Desa menjalankan program sesuai instruksi pusat. Jika nanti ada arahan baru, maka akan dilakukan pendataan ulang sesuai aturan,” ujar Sopyan di hadapan warga.

Program ini terbukti memberikan dampak signifikan bagi masyarakat kurang mampu di Desa Penyandingan. Salah satu warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan dana tersebut, terutama untuk biaya pengobatan rutin.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang masih peduli dan membantu masyarakat melalui Dana Desa ini. Uang ini sangat berarti, apalagi untuk kami yang rutin berobat,” ungkap salah satu KPM dengan nada haru.

Penyaluran berjalan kondusif dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan dan pendamping desa guna memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pewarta: Biman
Editor: Redaksi Kontak Publik

‎Panen Jagung Tanjung Betuah 2025, Hasil Memuaskan untuk Ketahanan Pangan Desa

KAUR – KONTAK PUBLIK.COM — Desa Tanjung Betuah, Kecamatan Nasal , Kabupaten Kaur, merayakan panen jagung ketahanan pangan tahun 2025 dengan hasil yang sangat memuaskan. Kepala Desa Tanjung Betuah, dalam penyampaiannya  menyatakan keberhasilan ini sebagai bukti komitmen desa dalam memperkuat ketahanan pangan.

‎”Jagung adalah salah satu fokus kami, tapi kami juga mengembangkan sayur mayur untuk diversifikasi pangan. Ini membuat desa kami lebih mandiri,” ujar Kepala Desa. Program ini murni kegiatan tpk desa, dengan dukungan penyuluhan dan bibit unggul,” Paparnya Kamis, 11/12/25

‎Ahmad Bahuri, Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK  ) menambahkan, “Dari penanaman hingga pasca panen, kondisi jagung sangat baik. Hasilnya tidak mengecewakan, sesuai target.” Kami juga menerapkan teknik pertanian modern untuk efisiensi dan kualitas.

‎Panen ini menjadi kebanggaan warga Tanjung Betuah. “Kami bisa makan jagung segar, bahkan surplus untuk jual. Ini meningkatkan ekonomi,” kata seorang petani. Desa juga berencana ekspansi ke komoditas lain seperti ubi jalar.

‎Camat Nasal  mendukung inisiatif ini. “Ketahanan pangan desa kunci kesejahteraan, kami bantu infrastruktur dan pemasaran,” ujar camat Nasal.

‎Dengan hasil memuaskan, Desa Tanjung Betuah optimis tahun depan lebih baik. “Kami terus berinovasi, demi pangan yang melimpah dan seimbang,” tutup Kepala Desa. Panen ini bukti kerja keras dan kolaborasi.

‎Penulis : Ongah R021

BLT DD Padang Genteng Tahap Akhir Disalurkan, Warga Arahkan pada Kebutuhan Prioritas

PADANG GENTENG, || KONTAK PUBLIK.COM – Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap akhir di Desa Padang Genteng telah disalurkan kepada penerima manfaat. Kepala Desa Padang Genteng, dalam sambutannya, menekankan pentingnya penggunaan bantuan ini untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak. Sabtu, 06/12/25

“BLT DD ini adalah wujud perhatian pemerintah untuk meringankan beban warga, jadi gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan prioritas seperti pangan, kesehatan, atau pendidikan,” ujar Kepala Desa. Ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup penerima.

Salah satu penerima, Ibu Siti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Kami akan gunakan untuk kebutuhan pokok keluarga,” katanya dengan mata berbinar.

Pembagian BLT DD ini merupakan komitmen pemerintah desa dalam mendukung kesejahteraan warga, terutama mereka yang terdampak ekonomi. “Kami akan terus berupaya memastikan bantuan tepat sasaran,” tambah Kepala Desa.

Warga Desa Padang Genteng menyambut baik inisiatif ini. “Bantuan seperti ini sangat berarti, semoga terus berlanjut,” kata seorang warga.

Dengan penyaluran tahap akhir, Desa Padang Genteng berharap dampak positif dari BLT DD dapat dirasakan lebih luas. Pemerintah desa juga mengajak warga untuk bijak mengelola bantuan demi masa depan yang lebih baik.

Penulis : Ongah R021

Baru Seumur Jagung, Proyek Rabat Beton Desa Marga Mulyo Sudah Hancur

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM –– Proyek pembangunan jalan usaha tani berupa rabat beton di Desa Marga Mulyo, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, menuai sorotan tajam. Pembangunan yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan parah, padahal usia bangunannya terbilang masih “seumur jagung” atau baru hitungan bulan. Senin (24/11/2025)

​Berdasarkan data yang dihimpun, proyek tahun anggaran 2024 ini memiliki dimensi panjang 205 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,15 meter dengan total pagu dana sebesar Rp 141.022.000. Namun, kondisi fisik bangunan saat ini dinilai tidak sebanding dengan besaran dana yang dikeluarkan.

​Dugaan Pengerjaan Asal-asalan dan Minim Transparansi

​Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Senin (24/11), kualitas mutu beton diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan. Konstruksi jalan terlihat rapuh dan sudah hancur di beberapa titik.

​Selain masalah kualitas, pelaksanaan proyek ini juga diduga mengabaikan prinsip transparansi publik. Di lokasi kegiatan tidak ditemukan adanya papan nama informasi proyek. Hal ini memicu dugaan bahwa pihak pelaksana sengaja menutupi detail kegiatan dari pengawasan masyarakat, yang mana tindakan tersebut bertentangan dengan aturan keterbukaan informasi publik.

​”Pembangunan ini menghabiskan anggaran yang fantastis, namun hasilnya mengecewakan. Diduga ini adalah modus untuk meraup keuntungan pribadi dengan sengaja mengurangi spesifikasi material,” ungkap sumber di lapangan.

​Indikasi Konflik Kepentingan

​Sorotan tidak hanya tertuju pada kualitas fisik bangunan. Muncul dugaan praktik kolusi dan nepotisme dalam penentuan lokasi pembangunan. Berdasarkan keterangan warga setempat, jalan rabat beton tersebut dibangun menuju akses perkebunan pribadi milik Kepala Desa (Kades) setempat. Hal ini menimbulkan persepsi bahwa pembangunan tersebut lebih mengutamakan kepentingan pribadi pejabat desa dibanding kepentingan umum.

​Kepala Desa Bungkam

​Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Marga Mulyo, Mashuda, belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi yang telah dilakukan melalui surat resmi tertulis beberapa waktu lalu untuk mempertanyakan pengelolaan Dana Desa (DD) tersebut tidak mendapat respon.

​Sikap diam dan tidak adanya hak jawab dari sang Kades semakin memperkuat dugaan masyarakat dan awak media mengenai adanya ketidakberesana atau penyelewengan anggaran dalam proyek tersebut.

(Tim Redaksi)

Desa Merpas Miliki Gedung Koperasi Merah Putih, Diharapkan Jadi Pusat Kegiatan

NASAL, || KONTAK PUBLIK.COM – Desa Merpas kini menjadi desa pertama di Kabupaten Kaur yang memiliki gedung khusus untuk Koperasi Merah Putih. Gedung ini diharapkan akan menjadi pusat kegiatan koperasi yang dapat menunjang perekonomian masyarakat setempat. Hal ini disampaikan oleh Pjs Kepala Desa Merpas, Agung Purnama ST, saat meninjau lokasi pembangunan gedung koperasi.

Agung Purnama, ST menjelaskan bahwa pembangunan gedung koperasi saat ini sudah mencapai lebih dari 40 persen. “Kami optimis gedung ini akan segera selesai dan dapat digunakan untuk kegiatan koperasi. Ini adalah langkah maju bagi Desa Merpas untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.  21,11/25.

Sementara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Desa Merpas, Abdullah Yani Johan, juga menyampaikan harapannya agar gedung koperasi ini dapat menjadi pusat kegiatan yang efektif. “Dengan adanya gedung ini, kami berharap segala aktivitas koperasi dapat berjalan sesuai harapan. Ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat sekitar,” katanya.

Gedung Koperasi Merah Putih ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan koperasi, seperti ruang pertemuan, kantor administrasi, dan ruang usaha. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan koperasi dapat lebih berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Pembangunan gedung koperasi ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan perekonomian lokal. Dengan adanya koperasi yang aktif, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

Desa Merpas berharap dengan berdirinya gedung koperasi ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kaur untuk mengembangkan koperasi dan meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kami akan terus mendukung kegiatan koperasi dan berharap dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Agung Purnama ST.

Penulis : Ongah R021

‎Desa Tanjung Betuah Bangun Sumur Bor untuk Cegah Stanting

NASAL, || KONTAK PUBLIK.COM – Desa Tanjung Betuah, Kecamatan Nasal, telah mengambil langkah konkret untuk mencegah dan menurunkan angka Stunting di wilayahnya. Kepala Desa Tanjung Betuah,  Syahrizal Pahlipy S.sos menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor adalah salah satu upaya penanganan stunting di desa tersebut.

‎”Stunting adalah masalah serius yang harus kita tangani bersama. Dengan pembangunan sumur bor, kita dapat menyediakan sumber air bersih yang sangat diperlukan untuk kesehatan masyarakat,” kata Kepala Desa Tanjung Betuah pada tanggal 14/11/2025 saat di bincangi di sela kesibukannya.

‎Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu program desa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya sumber air bersih, masyarakat dapat memiliki akses ke air yang aman dan sehat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.

‎Kepala Desa Tanjung Betuah Syahrizal Pahlipy S.sos  juga menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan sumur bor ini,” katanya.

‎Dengan adanya sumur bor, masyarakat Desa Tanjung Betuah dapat memiliki akses ke air bersih yang aman dan sehat. Hal ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting di desa tersebut.

‎Pembangunan sumur bor ini juga merupakan contoh nyata dari komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membuat desa kita menjadi lebih baik,” kata Kepala Desa Tanjung Betuah.

‎Masyarakat Desa Tanjung Betuah menyambut baik pembangunan sumur bor ini dan berharap bahwa hal ini dapat membawa perubahan positif bagi kesehatan dan kualitas hidup mereka.

‎”Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah memperhatikan kebutuhan kami. Kami berharap bahwa sumur bor ini dapat membawa manfaat bagi kita semua,” kata seorang warga Desa Tanjung Betuah.

‎Penulis Ongah R021

‎Desa Padang Genteng Gelar Musyawarah Desa, Tentukan Rencana Kerja Pemerintah Desa

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Desa Padang Genteng, Kecamatan Kaur Selatan, melaksanakan musyawarah desa dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RAKAPEDES) pada hari ini. Musyawarah desa ini dihadiri oleh Camat Kaur Selatan, Joni Afrizal, pendamping kecamatan dan desa, serta BPD dan tokoh masyarakat serta masyarakat Jum’at, 14/11/25

‎Dalam kesempatan tersebut, musyawarah desa menghasilkan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa, di antaranya rehab jalan, rehab drainase, perbaikan lampu jalan, dan kelengkapan PKK. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Padang Genteng.

‎Camat Kaur Selatan, Joni Afrizal, menyampaikan bahwa musyawarah desa ini sangat penting dalam menentukan arah pembangunan desa. “Musyawarah desa ini merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka, sehingga pemerintah desa dapat membuat rencana kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

‎Kepala Desa Padang Genteng, Khairul Saleh juga menyampaikan bahwa musyawarah desa ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. “Kami berharap masyarakat dapat terus berpartisipasi dalam pembangunan desa, sehingga desa kita dapat menjadi lebih baik,” katanya.

‎Masyarakat Desa Padang Genteng menyambut baik hasil musyawarah desa ini dan berharap bahwa kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa yang telah memperhatikan kebutuhan kami, kami berharap kegiatan-kegiatan ini dapat membawa perubahan positif bagi desa kita,” kata seorang warga Desa Padang Genteng.

‎Musyawarah desa ini merupakan contoh nyata dari komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Dengan adanya musyawarah desa, diharapkan desa dapat menjadi lebih demokratis dan transparan.

‎Dalam kesempatan tersebut, Camat Kaur Selatan, Joni Afrizal, juga menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan akan terus mendukung pembangunan desa. “Kami akan terus mendukung pembangunan desa, sehingga desa kita dapat menjadi lebih baik,” katanya.

‎Dengan demikian, Desa Padang Genteng siap untuk melangkah maju dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

‎Penulis : Ongah R021.

Desa Suka jaya melaksanakan Pembangunan Jalan Rabat Beton Lingkungan Desa.

NASAL, || KONTAK PUBLIK.COM – Desa Suka Jaya baru-baru ini melaksanakan pembangunan jalan rabat beton lingkungan yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025. Pembangunan ini merupakan hasil dari Musyawarah Desa (Musdes) yang melibatkan masyarakat setempat. Kamis, 16/10/25

‎Kepala Desa Suka Jaya, Muhlisin, S.Pd, menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan memudahkan akses masyarakat. “Pembangunan ini merupakan hasil dari kerja sama dan partisipasi aktif masyarakat desa,” ujarnya.

‎Tokoh masyarakat desa setempat, Mustofa, mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perhatian Pemerintah Desa Suka Jaya. “Kami sangat berterima kasih atas pembangunan jalan rabat beton ini. Ini sangat membantu kami dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” katanya.

‎Pembangunan jalan rabat beton ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Suka Jaya. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan lebih mudah dan nyaman.

‎Muhlisin S.Pd juga menambahkan bahwa pembangunan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Desa Suka Jaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di desa kami,” ujarnya.

‎Pembangunan jalan rabat beton ini merupakan contoh nyata dari kerja sama dan partisipasi aktif masyarakat Desa Suka Jaya dalam pembangunan desa. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih sejahtera dan nyaman.

‎Penulis : Ongah R021.