NORMALISASI DRAINASE JALAN NASIONAL PADANG BINJAI – KASUK BARU DIMULAI, WARGA HARAP BANJIR TERATASI

KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Pekerjaan normalisasi drainase Jalan Nasional di Desa Padang Binjai dan Desa Kasuk Baru, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, mulai dikerjakan. Proyek ini menjadi perhatian pemerintah setelah diusulkan langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kaur, Mardianto, M.AP, ke Badan Pemeliharaan Jalan Nasional pada tahun 2025 lalu.

Usulan tersebut disampaikan Mardianto setelah menerima banyak keluhan warga terkait genangan dan luapan air saat musim hujan. Jalan nasional yang menjadi akses utama Bengkulu – Lampung itu kerap terendam, mengganggu aktivitas warga dan pengendara.

“Alhamdulillah usulan kita tahun lalu direspons. Saat ini pekerjaan sudah berjalan. Ini bukti bahwa aspirasi masyarakat didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat melalui BPJN,” ujar Mardianto saat meninjau lokasi, Senin 10/7/2026.

Normalisasi drainase meliputi pembersihan, pengerukan, dan perbaikan saluran di sepanjang ruas jalan yang rawan banjir. Dengan sistem drainase yang berfungsi, diharapkan air hujan tidak lagi menggenang di badan jalan dan pemukiman warga.

Tokoh masyarakat Desa Kasuk Baru yang akrab disapa Cik Jimat menyambut baik pembangunan ini. Ia berharap setelah normalisasi selesai, warga tidak lagi cemas setiap kali hujan deras datang.

“Selama ini kalau hujan satu jam saja air sudah naik ke jalan dan halaman rumah. Dengan adanya normalisasi ini semoga saja kita terhindar dari banjir saat musim hujan,” kata Cik Jimat.

Mardianto menambahkan, keberadaan drainase yang baik tidak hanya untuk mengatasi banjir, tetapi juga untuk menjaga umur jalan nasional. Genangan air yang terus-menerus dapat mempercepat kerusakan aspal dan membahayakan pengguna jalan.

Pemerintah desa dan warga diminta ikut menjaga hasil pembangunan. Sampah tidak dibuang ke saluran, dan jika ada kerusakan segera dilaporkan. Hingga berita ini diturunkan, pekerjaan masih berlangsung dan ditargetkan selesai sebelum puncak musim hujan.

Penulis: 0ngah 021