WIFIBER ICONNET KAUR SERING GANGGUAN, PELANGGAN MERASA DIRUGIKAN DAN MINTA KEJELASAN

KAUR KP- Layanan internet WiFi Icon net di Kabupaten Kaur kembali dikeluhkan pelanggan. Gangguan jaringan yang sering terjadi, mulai dari koneksi lemot hingga mati total berhari-hari, membuat warga yang bergantung pada internet untuk usaha dan sekolah daring merasa sangat dirugikan.

Keluhan ini mencuat dari sejumlah pelanggan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kaur. Mereka mengaku sudah berulang kali melaporkan gangguan tersebut ke pihak layanan pelanggan ICONNET, namun respons yang diberikan dinilai lambat dan tanpa solusi yang jelas. Internet mati, tapi tagihan tetap berjalan normal.

Salah seorang pelanggan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Wf ICONNET ini sering sekali gangguan. Bisa 2-3 hari tidak ada koneksi. Kami pakai untuk usaha, untuk anak sekolah. Kalau begini terus kami yang rugi, bayar tetap, pelayanan mengecewakan,” ujarnya dengan nada kesal, Selasa (7/10/2026).

Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan janji awal ICONNET yang mengklaim sebagai penyedia internet cepat, stabil, dan terjangkau dari PLN. Fakta di lapangan, stabilitas jaringan menjadi persoalan utama yang belum mampu diatasi pihak manajemen ICONNET di Kaur.

Dampak gangguan tidak main-main. Pelaku UMKM yang mengandalkan transaksi online terpaksa merugi, pelajar terhambat mengerjakan tugas, hingga perkantoran desa yang menggunakan ICONNET ikut lumpuh pelayanannya. Kerugian materil dan non-materil jelas dirasakan masyarakat.

Masyarakat meminta pihak Manajemen ICONNET Kaur dan PLN tidak tutup mata. Mereka menuntut transparansi terkait penyebab gangguan yang berulang serta kompensasi yang layak atas layanan yang tidak maksimal. Jangan hanya lihai menarik iuran bulanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak ICONNET Kaur belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab seringnya gangguan jaringan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media masih belum mendapat jawaban.

Warga berharap ICONNET segera melakukan perbaikan total pada jaringan dan meningkatkan pelayanan pelanggan. Jika tidak ada perbaikan, pelanggan mengancam akan ramai-ramai beralih ke provider lain dan melaporkan persoalan ini ke perlindungan konsumen.

Penulis: 0ngah 021

POLRES KAUR GELAR SIMULASI PENGAMANAN AKSI UNRAS, KAPOLRES TEKANKAN PENDEKATAN HUMANIS

KAUR, KP – Aksi unjuk rasa menolak kenaikan pajak hingga 100 persen di Gedung DPRD Kabupaten Kaur tiba-tiba memanas. Ratusan massa mencoba merangsek masuk. Situasi itulah yang diperagakan Polres Kaur dalam simulasi pelayanan aksi unjuk rasa, Rabu (7/10/2026) pagi pukul 07.00 WIB di depan Mako Polres Kaur.

Simulasi yang berlangsung realistis itu dipimpin langsung Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P. Seluruh personel dikerahkan, mulai dari tim negosiator, Dalmas awal hingga Dalmas lanjut. Skenario diawali dengan kedatangan massa yang menyampaikan keberatan atas kebijakan kenaikan pajak yang dinilai memberatkan masyarakat.

Dalam simulasi tersebut, personel menunjukkan tahapan pengamanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari kesiapsiagaan personel di lapangan, pengaturan arus massa aksi, hingga membangun komunikasi yang humanis dan persuasif dengan korlap aksi untuk meredam ketegangan.

Tak hanya itu, petugas juga dilatih cara bertindak terukur saat situasi meningkat menjadi anarkis. Dengan formasi yang sigap, personel mampu mengendalikan massa tanpa tindakan represif, mengedepankan dialog dan perlindungan hak menyampaikan pendapat di muka umum.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin mengatakan, simulasi ini wajib dilakukan untuk mengasah kemampuan dan kekompakan personel. Menurutnya, unjuk rasa adalah hak konstitusional warga negara yang harus dilayani dengan profesional dan penuh rasa tanggung jawab.

“Melalui simulasi ini, kita memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa secara profesional, humanis dan sesuai prosedur. Penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus kita layani dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Kaur berkomitmen untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kunci pengamanan unras bukan pada kekuatan, melainkan pada kemampuan komunikasi dan pendekatan persuasif kepada peserta aksi.

Dengan digelarnya simulasi ini, Polres Kaur menegaskan kesiapannya menghadapi berbagai potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukumnya. Masyarakat diimbau tidak ragu menyampaikan aspirasi, karena Polres Kaur siap memberikan pengamanan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi HAM dan ketertiban umum.

Penulis: 0ngah 021