Polres Kaur Grebek Sarang Narkoba di Padang Guci Hulu, 5 Orang Diamankan Termasuk Diduga Bandar

KAUR, KP – Tim gabungan Polres Kaur Polda Bengkulu tancap gas dalam pemberantasan narkoba. Dalam Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang digelar pada Kamis (22/10/2026), polisi berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika, satu diantaranya diduga kuat sebagai bandar.

Kelima terduga pelaku diketahui merupakan warga Kabupaten Kaur. Penggerebekan sarang narkoba tersebut dipusatkan di wilayah pedalaman, tepatnya di Desa Bungin Tambun III, Kecamatan Padang Guci Hulu, yang selama ini diduga menjadi salah satu titik rawan peredaran narkoba.

Operasi OSN kali ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kaur AKP Ahmad Khairuman, SE, http://M.Si., didampingi Kasat Narkoba AKP Nunuk Irawan, http://S.Ikom. Sebanyak 25 personel gabungan dari berbagai satuan dikerahkan untuk memastikan operasi berjalan aman dan maksimal.

Berdasarkan informasi di lapangan, operasi dilakukan secara tertutup dan terukur. Petugas melakukan penyisiran di lokasi yang sudah menjadi target penyelidikan selama beberapa waktu. Hasilnya, lima orang berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti saat sedang berada di lokasi.

Sumber di kepolisian membenarkan bahwa dari lima orang yang diamankan, satu orang diduga sebagai bandar yang menjadi pemasok barang haram tersebut di wilayah Kaur dan sekitarnya. Sementara empat orang lainnya diduga sebagai pengguna dan pengedar kecil.

Kelima terduga pelaku saat ini telah dibawa dan diamankan di Mapolres Kaur untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar serta barang bukti yang terkait dengan aktivitas mereka.

Kasat Narkoba AKP Nunuk Irawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Operasi Sarang Narkoba akan terus digencarkan secara rutin sebagai komitmen Polres Kaur dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya.

Polres Kaur juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kaur untuk berperan aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba di lingkungannya. Pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak demi menyelamatkan generasi muda Kaur dari bahaya narkotika.

(021)

​Menelisik Rencana Belanja MTsN 1 Kaur: Transparansi atau Sekadar Formalitas Anggaran?

​BINTUHAN, KP — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 kembali mengucurkan dana untuk sektor pendidikan. Di Kabupaten Kaur, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kaur mencatatkan rencana Belanja Bahan dengan total pagu mencapai Rp300.833.000. Anggaran sebesar itu dialokasikan untuk 20 item pekerjaan selama periode Januari hingga Desember 2026 melalui metode Pengadaan Langsung.

​Secara teknis administratif, angka-angka yang tertera dalam dokumen Sistem perencanaan ini tampak rapi dan ideal. Namun, jika dibedah lebih dalam dari kacamata publik dan efisiensi anggaran negara, muncul sejumlah tanda tanya krusial terkait skala prioritas serta akuntabilitas pengalokasian dana tersebut.

​Rasionalisasi Anggaran Operasional vs Kebutuhan Dasar

​Salah satu hal yang patut disorot adalah besarnya porsi anggaran untuk kebutuhan administrasi rutin jika dibandingkan dengan pos pendukung kegiatan siswa langsung.

​

  • Belanja Alat Tulis Kantor (ATK): Dialokasikan sebesar Rp41.750.000 untuk satu tahun.
  • ​Belanja Foto Copy: Menyerap dana Rp2.400.000 (Rp200.000/bulan).
  • ​Belanja Cetak (Amplop, Spanduk, Cover Rapot, dll): Dianggarkan Rp8.000.000.

​Di tengah era digitalisasi sekolah dan dorongan efisiensi paperless, alokasi ATK dan percetakan yang menembus angka puluhan juta rupiah ini patut dipertanyakan efektivitasnya. Apakah belanja fisik sebesar ini benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan, ataukah hanya sekadar pemenuhan kuota ceiling anggaran tahunan?

​Menimbang Porsi Pemeliharaan dan Sarana Belajar

​Pos lain yang memancing perhatian publik adalah belanja fisik dan pemeliharaan:

  • ​
    Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Siswa: Rp60.000.000 (3 kegiatan @ Rp20.000.000).
  • ​Belanja Media Belajar Siswa: Rp35.523.000.
  • ​Perbaikan Plafon Gedung & Alat Perbaikan Listrik: Rp25.000.000.
  • ​Perbaikan Sanitasi Madrasah: Rp12.000.000 (12 bulan @ Rp1.000.000).

​Mengingat metode pengadaan yang dipilih adalah Pengadaan Langsung, publik berhak mendapatkan kejelasan mengenai spesifikasi teknis dan pertanggungjawaban pengerjaannya. Poin perbaikan sanitasi dan plafon gedung, misalnya, merupakan fasilitas vital yang bersentuhan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan belajar-mengajar. Jangan sampai penganggaran rutin per bulan untuk sanitasi hanya berhenti sebagai laporan di atas kertas tanpa adanya peningkatan mutu fasilitas fisik yang nyata di lingkungan madrasah.

​Catatan Kritis untuk Pengawasan Publik

​Penetapan paket pengadaan bernilai ratusan juta rupiah yang dipecah dalam metode pengadaan langsung menuntut transparansi tinggi dari pihak Satuan Kerja MTsN 1 Kaur maupun Kementerian Agama selaku instansi induk.

​Pengawasan tak boleh berhenti pada taraf formalitas pencatatan laporan keuangan semata. Elemen masyarakat, Komite Sekolah, hingga aparat pengawas internal pemerintah (APIP) perlu memastikan bahwa setiap rupiah dari Rp300,8 juta APBN tersebut benar-benar terkonversi menjadi kualitas pendidikan yang lebih baik bagi para siswa di Pasar Saoh, Kaur.

​Pendidikan yang berkualitas lahir dari pengelolaan anggaran yang tidak hanya akuntabel secara hukum, tetapi juga bijaksana dan tepat sasaran secara substansi. Akankah realisasi anggaran MTsN 1 Kaur tahun 2026 ini benar-benar menjawab kebutuhan siswa, atau sekadar pengulangan rutinitas penyerapan dana negara? Publik menunggu buktinya.

​Penulis: Ongah O21

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Kapolres Kaur Ajak Santri Jadi Pilar Persatuan Menuju Indonesia Emas

KAUR, KP – Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Santri Tahun 2026. Upacara khidmat tersebut digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur, Komplek Perkantoran Padang Kempas, Jalan Syaukani Saleh, Desa Sinar Pagi, Kecamatan Kaur Selatan, pada Kamis (22/10/2026) pukul 07.30 WIB.

Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”. Momentum ini menjadi pengingat atas jasa besar para ulama dan santri dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara diikuti oleh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, para Kepala OPD Kabupaten Kaur, Kepala KUA se-Kabupaten Kaur, serta ratusan peserta yang terdiri dari ASN Kemenag, pelajar MIN, MTs, MAN, guru Pendidikan Agama Islam, dan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Kaur.

Dalam amanatnya, Kapolres Kaur menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meneladani perjuangan para ulama. Ia menekankan pentingnya peran santri sebagai penjaga persatuan bangsa.

“Peringatan Hari Santri ini mengingatkan kita bahwa kecintaan terhadap agama harus berjalan seiring dengan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Para santri memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujar AKBP Wiwin Syamsul Arifin.

Kapolres juga mengingatkan bahwa untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dibutuhkan generasi santri yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan, teknologi, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi.

“Saya mengajak seluruh santri untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadilah generasi yang disiplin, bertanggung jawab, menjunjung tinggi toleransi, serta menjauhi narkoba, kenakalan remaja, perundungan, intoleransi, dan hoaks. Santri harus menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, dengan bekal ilmu, akhlak, dan semangat nasionalisme yang kuat, santri akan menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, makmur, dan bermartabat. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Rangkaian upacara berlangsung khidmat, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, pembacaan Naskah Resolusi Jihad, hingga Ikrar Santri. Kegiatan diakhiri dengan menyanyikan Mars Hari Santri, doa bersama, sesi foto bersama, pemotongan tumpeng, serta pembagian santunan dan hadiah lomba. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Penulis: Ongah 021

KONTROVERSI LOMBA HARI SANTRI KEMENAG KAUR, PEMENANG PIDATO SD/MI DIDUGA BERGANTI SAAT PENGUMUMAN

KAUR, KP- Pelaksanaan lomba dalam rangka peringatan Hari Santri di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kaur menuai sorotan tajam. Panitia lomba dinilai tidak proporsional dan tidak profesional dalam melakukan penilaian peserta lomba pidato tingkat SD/MI, hingga menimbulkan kekecewaan bagi peserta dan wali murid.

Kejanggalan bermula pada cabang lomba pidato tingkat SD/MI. Informasi yang beredar di lapangan, dewan juri telah menetapkan pemenang lomba tersebut. Namun sangat disayangkan, pada saat hari pengumuman resmi yang digelar panitia, nama pemenang yang diumumkan berbeda dengan nama pemenang yang beredar sebelumnya.

Pergantian nama pemenang secara mendadak ini menimbulkan tanda tanya besar. Sejumlah wali murid dan pendamping peserta mempertanyakan transparansi dan objektivitas penilaian panitia. Mereka menilai panitia tidak konsisten dan terkesan tebang pilih dalam menentukan juara.

“Anak kami sudah diinformasikan menang, tapi saat pengumuman justru nama lain yang keluar. Kami butuh penjelasan yang transparan, apa dasar penilaiannya diubah. Ini lomba anak-anak SD, jangan diajarkan ketidakadilan,” keluh salah satu wali peserta yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, panitia lomba Hari Santri Kemenag Kaur belum memberikan klarifikasi resmi terkait kriteria penilaian dan alasan perubahan nama pemenang tersebut. Sikap bungkam panitia justru memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam proses penjurian.

Praktisi pendidikan menilai, kejadian ini sangat mencederai semangat Hari Santri itu sendiri. Lomba seharusnya menjadi ajang untuk menumbuhkan sportivitas, kejujuran, dan kepercayaan diri santri, bukan malah menimbulkan trauma dan ketidakpercayaan terhadap penyelenggara.

Masyarakat berharap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kaur segera turun tangan dan melakukan evaluasi total terhadap panitia lomba. Transparansi nilai dan berita acara penjurian harus dibuka ke publik agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Jika dugaan ketidakproporsionalan ini benar terjadi, maka panitia wajib meminta maaf secara terbuka dan memperbaiki sistem penilaian, demi menjaga marwah Hari Santri sebagai momentum untuk mencetak generasi santri yang jujur, adil, dan berakhlakul karimah.

Penulis: 0ngah 021

WUJUDKAN POLISI DEKAT RAKYAT, KAPOLRES KAUR KUMPUL BERSAMA WARGA SERAP ASPIRASI DI DESA AIR DINGIN

KAUR, KP – Menindaklanjuti Commander Wish Kapolri tentang Polisi Berkumpul Bersama Masyarakat, Polres Kaur terus memperkuat sinergi dengan masyarakat. Langkah humanis ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kaur tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di Balai Desa Air Dingin. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Kaur, Kasat Lantas Polres Kaur, KBO Binmas Polres Kaur, Bhabinkamtibmas Polsek Kaur Selatan, Babinsa Koramil 408-04 Kaur Selatan, Kepala Desa Air Dingin, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Air Dingin.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Air Dingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran jajaran Polres Kaur yang mau turun langsung dan duduk bersama masyarakat. Ia berharap forum ini dapat menjadi jembatan silaturahmi yang kuat, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan berbagai persoalan terkait keamanan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin menegaskan bahwa kegiatan Polisi Berkumpul Bersama Masyarakat merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dan tindak lanjut langsung dari Commander Wish Kapolri.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Kami membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka, sehingga setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat segera kami ketahui dan tindaklanjuti,” ujar Kapolres Kaur.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Ia juga mengajak warga untuk selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan di desa, serta terus menjalin koordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Menurut Kapolres, kolaborasi solid antara Polri, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh warga merupakan kunci utama dalam mencegah gangguan kamtibmas dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, Polres Kaur berharap kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungannya sendiri semakin meningkat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab, aman, dan kondusif, dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus bersinergi menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Kaur.

Penulis 0ngah 021

SETETES DARAH SEJUTA HARAPAN, POLRES KAUR GELAR DONOR DARAH SAMBUT HUT HUMAS POLRI KE-75

KAUR, KP – Tidak hanya menjaga keamanan, Polres Kaur juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan yang mendalam. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-75 Tahun 2026, Polres Kaur menggelar bakti sosial donor darah di Aula Patriatama Polres Kaur, Selasa (20/10/2026), bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu.

Kegiatan donor darah ini menjadi wujud nyata bahwa Polri hadir dengan hati untuk masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat menjadi harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Provinsi Bengkulu.

Pelaksanaan donor darah berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Personel Polres Kaur tampak antusias dan sukarela mengantri untuk mendonorkan darahnya. Dengan didampingi tim medis PMI, seluruh proses pemeriksaan kesehatan hingga pengambilan darah berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar rangkaian peringatan hari jadi. Ini adalah panggilan kemanusiaan.

“Melalui donor darah ini, kami ingin menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir dengan kepedulian dan aksi kemanusiaan. Setetes darah dari kami sangat berarti bagi keselamatan jiwa sesama. Inilah wujud Polri yang humanis,” ujar Kapolres dengan penuh ketulusan.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada PMI Provinsi Bengkulu atas sinergi dan dukungan yang luar biasa. Ia berharap semangat berbagi ini tidak berhenti di sini, melainkan terus tumbuh dan menjadi budaya pengabdian di tubuh Polres Kaur.

Momentum Hari Jadi Humas Polri ke-75 ini menjadi pengingat bagi jajaran Humas untuk terus membangun komunikasi yang informatif, humanis, dan terpercaya. Dengan semangat *”Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri,”* Polres Kaur berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan semakin dekat di hati masyarakat.

Penulis 0ngah 021

POLRES KAUR TEBAR KEBAIKAN SALURKAN SEMBAKO UNTUK WARGA KURANG MAMPU

KAUR, KP – Semarak Hari Jadi Humas Polri ke-75 dirayakan Polres Kaur dengan cara yang penuh makna dan kepedulian. Pada Senin (19/10/2026), Polres Kaur menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kabupaten Kaur.

Kegiatan mulia ini bukan sekadar seremoni peringatan, melainkan cerminan nyata dari hati Polri yang senantiasa hadir untuk rakyat. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga di tengah dinamika kehidupan yang penuh tantangan.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., melalui Wakapolres Kaur Kompol Agus Norman, S.H., M.H., menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan esensi dari peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75 yang humanis dan solutif.

“Melalui bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan. Bantuan sembako ini mungkin tidak besar nilainya, namun kami berharap besar manfaatnya bagi warga yang membutuhkan. HUT Humas Polri ke-75 ini kami maknai sebagai momentum untuk semakin memperkuat kedekatan, membangun kepercayaan, dan menghadirkan Polri yang humanis serta bermanfaat,” tutur Wakapolres dengan penuh ketulusan.

Ia menegaskan, peran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mengemban tanggung jawab sosial untuk senantiasa peduli, berempati, dan hadir dalam setiap denyut kehidupan masyarakat.

Semangat pengabdian tersebut sejalan dengan marwah Humas Polri yang presisi, profesional, dan humanis. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan jembatan kemitraan antara Polres Kaur dan masyarakat semakin kokoh, serta kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat.

Bakti sosial dalam rangka HUT Humas Polri ke-75 ini menjadi bukti komitmen Polres Kaur untuk terus menebar kebaikan, mengedepankan pelayanan yang berhati, serta mengabdi dengan penuh keikhlasan demi mewujudkan Kabupaten Kaur yang aman, sejahtera, dan penuh kepedulian.

Penulis: 0ngah 021

Sikat Sarang Narkoba, Polres Kaur Gerebek Desa Bungin Tambun III, Ratusan Barang Bukti Disita

KAUR, KP – Polres Kaur tancap gas berantas narkoba. Operasi Sarang Narkoba (OSN) digelar pada Sabtu (17/10/2026) dengan sasaran kawasan yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di Desa Bungin Tambun III, Kecamatan Padang Guci Hulu.

Operasi diawali apel persiapan pukul 15.30 WIB di Mapolres Kaur. Apel dipimpin langsung Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., dan diikuti 25 personel pilihan yang dibagi menjadi tiga tim. Kapolres menegaskan operasi ini adalah perang Polres Kaur terhadap narkoba.

“Ini perintah tegas. Tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Kaur. Laksanakan tugas sesuai prosedur, jaga keselamatan, dan tindak tegas peredaran narkoba,” tegas Kapolres dalam arahannya.

Pukul 17.00 WIB, tim gabungan bergerak senyap menuju lokasi target. Petugas menggerebek rumah milik terduga berinisial IF alias FC alias PB. Saat penggerebekan, target berhasil kabur dan kini masuk dalam pengejaran petugas.

Meski pelaku melarikan diri, penggeledahan membuahkan hasil. Polisi menyita ratusan barang bukti yang kuat diduga terkait aktivitas pesta narkoba. Barang bukti yang diamankan berupa 4 unit kamera CCTV, 1 unit receiver CCTV, 1 unit power supply, 3 unit HP Vivo, 11 pipet modifikasi (bong), 4 kaca pirek bekas bakar, 17 korek api gas, 1 gunting, dan 103 plastik klip bening bekas pakai.

Kapolres menegaskan seluruh barang bukti akan didalami untuk pengembangan jaringan. Ia memastikan Polres Kaur tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus memburu pemilik rumah yang kabur tersebut.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa setengah-setengah. Kami butuh peran aktif masyarakat. Jika mengetahui ada sarang narkoba, segera laporkan ke Polres Kaur. Identitas pelapor kami jamin aman,” tegas AKBP Wiwin.

Usai operasi, personel langsung menggelar patroli dialogis untuk memastikan situasi kamtibmas di Padang Guci Hulu tetap aman dan kondusif. Polres Kaur berkomitmen mewujudkan Kabupaten Kaur yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba.

Penulis: 0ngah 021

RANGKUL UMAT NASRANI, POLRES KAUR GELAR MINGGU KASIH DI SELURUH GEREJA SE-KABUPATEN KAUR

KAUR, KP – Wujud toleransi dan kehadiran Polri untuk semua golongan, Polres Kaur menggelar kegiatan Minggu Kasih di gereja dan rumah ibadah umat Nasrani se-Kabupaten Kaur. Kegiatan humanis ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi jemaat, sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Salah satu kegiatan Minggu Kasih dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Rumah Ibadah Permingguan GBKP Kaur. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Tomson Sembiring, S.H., M.H., didampingi Kasat Sabhara AKP J. Prangin Angin dan PS Kanit Provos AIPTU A. Sinuraya yang berbaur langsung dengan para jemaat.

Kegiatan diawali dengan ibadah bersama secara khidmat, kemudian dilanjutkan dengan dialog santai dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas. Suasana kekeluargaan begitu terasa, menunjukkan kedekatan Polri dengan masyarakat tanpa sekat dan tanpa membedakan latar belakang agama.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa Minggu Kasih adalah komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat secara humanis. “Melalui Minggu Kasih ini kami ingin terus mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik. Kami mengajak seluruh masyarakat Kaur untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama, saling menghormati, dan menciptakan Kaur yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak jemaat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau untuk menjauhi narkoba dan minuman keras, tertib berlalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong yang meresahkan, serta bijak menyikapi informasi agar tidak mudah terprovokasi hoaks.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jangan ragu untuk menyampaikan informasi kepada kami jika mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Dengan komunikasi dan kepedulian bersama, Kaur akan tetap aman, damai, dan harmonis,” tambah Kapolres.

Polres Kaur menegaskan kegiatan Minggu Kasih ini akan terus dilaksanakan secara rutin di seluruh wilayah. Dengan menyambangi langsung rumah ibadah, Polri dapat mendengarkan aspirasi jemaat dan pengurus gereja, sehingga setiap permasalahan di masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.

Kegiatan ini juga menjadi implementasi nyata semangat *GAGAH* Polres Kaur, yakni Gerak Cepat, Adaptif, Gotong Royong, Aktif Melayani, dan Hindari Pelanggaran. Sebuah komitmen untuk memberikan pelayanan yang humanis, menjaga toleransi, dan mewujudkan Kabupaten Kaur yang aman, toleran, dan penuh kedamaian.

Penulis: 0ngah 021

ERATKAN SILATURAHMI, KAPOLRES KAUR GELAR Jum’at KELILING DI MASJID AGUNG AL-KAHFI

KAUR, KP – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan menghadirkan Polri di tengah masyarakat, Polres Kaur menggelar kegiatan Jumat Keliling. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi kebijakan Kapolri untuk mendekatkan Polri dengan rakyat, bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.

Kegiatan Jumat Keliling tersebut dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 11.45 WIB di Masjid Agung Al-Kahfi Bintuhan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Aripin, S.I.K., M.A.P., didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama Polres Kaur, serta personel Polres dan Polsek Kaur Selatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah bersama warga. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terlihat saat jajaran Polres Kaur membaur dengan jamaah. Usai salat, Kapolres menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis dan dialogis kepada masyarakat.

Dalam tausiyah kamtibmasnya, Kapolres menegaskan bahwa Jumat Keliling bukan sekadar ibadah bersama, melainkan jembatan komunikasi untuk menyerap aspirasi warga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar Kabupaten Kaur tetap aman, damai, dan kondusif.

Kapolres juga memberikan perhatian khusus terhadap ancaman narkoba. Ia mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Warga diminta tidak ragu melapor ke polisi jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Tak hanya soal narkoba, Kapolres juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas, larangan penggunaan knalpot brong yang meresahkan, serta menjauhi minuman keras yang kerap menjadi pemicu perkelahian dan gangguan kamtibmas. Masyarakat juga diajak bijak bermedia sosial dengan tidak mudah percaya dan menyebarkan berita hoaks.

Melalui Jumat Keliling ini, Polres Kaur ingin mengimplementasikan semangat *GAGAH* yaitu Gerak Cepat, Adaptif, Gotong Royong, Aktif Melayani, dan Hindari Pelanggaran. Semangat ini menjadi komitmen Polres Kaur untuk memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan dekat dengan rakyat.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran Kapolres dan jajaran disambut positif oleh jamaah Masjid Agung Al-Kahfi yang berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat demi terwujudnya Kabupaten Kaur yang aman dan nyaman bagi semua.

(Pachroul)