PESERTA PKA KAUR BERKOMITMEN UBAH POLA KERJA BIROKRASI JADI PELAYANAN SOLUTIF DAN INOVATIF

KAUR, KP – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Kabupaten Kaur menyatakan komitmen kuat untuk mentransformasikan pola kerja birokrasi. Dari yang selama ini hanya berorientasi pada rutinitas administratif, kini akan diubah menjadi pelayanan yang solutif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut lahir dari semangat perubahan yang ditanamkan selama mengikuti pelatihan di UPT Diklat BKPSDM Kota Lubuk Linggau. Para peserta menyadari bahwa tantangan birokrasi saat ini tidak lagi sekadar menyelesaikan berkas, tetapi bagaimana memberikan solusi cepat dan tepat atas kebutuhan publik.

Mewakili rekan-rekan peserta, Jasman Suardi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kaur, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kaur. Ia menilai PKA ini merupakan investasi kompetensi yang sangat berharga bagi kemajuan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran Pemkab Kaur atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengikuti pelatihan ini,” ujar Jasman Suardi dengan penuh haru.

Menurut Jasman, kepercayaan yang diberikan pimpinan daerah harus dibalas dengan kinerja nyata. Ilmu kepemimpinan, manajemen perubahan, dan inovasi pelayanan yang didapat selama diklat akan segera diimplementasikan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tempat mereka bertugas.

Ia menambahkan, seorang administrator dituntut tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga harus memiliki empati dan kepekaan humanis dalam melayani. Birokrasi yang hebat adalah birokrasi yang mampu mendengar keluhan warga dan menghadirkan kebijakan yang memanusiakan manusia.

Semangat humanis tersebut menjadi benang merah dari seluruh peserta PKA. Mereka sepakat bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Kaur harus dimulai dari diri sendiri, dengan mengubah mindset dari dilayani menjadi melayani, dari prosedural menjadi solutif.

Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin administrator di Kabupaten Kaur yang tidak hanya cerdas secara administrasi, tetapi juga berjiwa pemimpin yang inovatif, solutif, dan humanis demi mewujudkan Kaur yang maju dan pelayanan publik yang membanggakan.

Penulis: 0ngah 021

Cegah Stunting Sejak Dini, Pemdes Jembatan Dua Gelar Musyawarah Rembuk Stunting

KAUR SELATAN, KP – Pemerintah Desa Jembatan Dua, Kecamatan Kaur Selatan, menggelar Musyawarah Rembuk Stunting sebagai upaya serius pencegahan stunting di tingkat desa. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (12/10/2026) bertempat di Aula Kantor Desa Jembatan Dua.

Musyawarah tersebut dihadiri lengkap oleh segenap unsur pemerintahan desa, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kader Posyandu, kader Posbindu, serta didampingi langsung oleh pendamping desa. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan keseriusan desa dalam menangani isu stunting.

Kepala Desa Jembatan Dua Asep rianto menegaskan bahwa rembuk stunting ini merupakan langkah wajib untuk menyatukan data dan program. Menurutnya, stunting bukan hanya urusan kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen desa untuk menyelamatkan generasi penerus.

“Melalui rembuk stunting ini kita ingin mengetahui kondisi riil balita dan ibu hamil di desa kita. Jangan sampai ada anak di Jembatan Dua yang mengalami stunting karena kurangnya perhatian dan asupan gizi,” tegas Kades.

Dalam musyawarah, kader Posyandu memaparkan data hasil penimbangan dan pengukuran balita, termasuk temuan balita yang berisiko stunting. Selanjutnya, dibahas strategi intervensi, mulai dari pemberian makanan tambahan bergizi, edukasi pola asuh, hingga peningkatan sanitasi lingkungan.

Pendamping desa yang hadir turut memberikan arahan terkait pemanfaatan Dana Desa untuk program penanganan stunting yang tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya konvergensi program, mulai dari kesehatan, ketahanan pangan, hingga pembangunan jamban sehat.

Para kader Posyandu dan Posbindu yang hadir menyatakan kesiapannya untuk terus aktif melakukan pendampingan door to door kepada ibu hamil dan balita. Mereka berharap dukungan penuh dari pemerintah desa agar program pencegahan berjalan berkelanjutan.

Dengan digelarnya Rembuk Stunting ini, Pemdes Jembatan Dua berkomitmen menjadikan desa bebas stunting. Pemerintah desa berharap sinergi antara perangkat, BPD, kader, dan masyarakat mampu mewujudkan anak-anak Desa Jembatan Dua yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Penulis: 0ngah 021

Fokus pada Program Tertunda dan Stunting, Pemdes Suka Raja Sukses Gelar Musdes RKPDes 2026

TETAP, KP – Pemerintah Desa (Pemdes) Suka Raja, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur resmi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) guna menentukan arah pembangunan desa. Dalam musyawarah tersebut, disepakati bahwa pemdes akan memprioritaskan penyelesaian program Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2025 yang belum terealisasi, disamping program strategis nasional lainnya.

Pertemuan penting yang berpusat di Kantor Desa Suka Raja ini berlangsung pada Jumat, 4 September 2026. Berdasarkan hasil mufakat bersama warga dan tokoh masyarakat, ada beberapa poin krusial yang akan dikebut pelaksanaannya, meliputi pembangunan infrastruktur fisik berupa panggung desa, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga program intensif pencegahan stunting.

Kepala Desa Suka Raja, Hendri, menyampaikan bahwa Musdes ini menjadi wadah transparansi agar program kerja yang sempat tertunda pada tahun lalu dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami berkomitmen menyelesaikan agenda APBDes 2025 yang belum terakomodasi sepenuhnya. Selain infrastruktur seperti panggung desa, kami juga tetap fokus pada pemenuhan hak sasar masyarakat melalui BLT serta mendukung program nasional dalam menekan angka stunting,” ujar Hendri di sela-sela kegiatan.

Kegiatan Musdes ini dihadiri langsung oleh Camat Tetap, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala KUA Kecamatan Tetap, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Sinergi dari berbagai lintas sektor ini diharapkan mampu mengawal realisasi anggaran desa agar berjalan akuntabel dan tepat sasaran.

Pewarta: Kasim
Editor: (redaksi)

POLRES KAUR UNGKAP 5 KASUS CURANMOR, 2 PELAKU DIBEKUK DAN 8 MOTOR DIAMANKAN

KAUR, KP- Satuan Reserse Kriminal Polres Kaur berhasil mengungkap lima laporan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga di Kecamatan Maje dan Kecamatan Nasal. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka dan delapan unit sepeda motor sebagai barang bukti.

Capaian tersebut disampaikan dalam Press Release yang digelar di Mapolres Kaur, Jumat (9/10/2026). Pengungkapan ini bermula dari lima laporan polisi terkait curanmor yang masuk pada tanggal 18 September 2026, tiga laporan pada 29 September 2026, dan satu laporan pada 9 Oktober 2026, dengan TKP yang terjadi pada kurun waktu Agustus hingga September 2026.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua tersangka berinisial A.B.A.Z. (26) dan R.S.B.F. (21), keduanya merupakan warga Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur. Keduanya ditangkap di kediaman masing-masing pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB oleh tim opsnal yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Tomson Sembiring, S.H., M.H., bersama KBO Reskrim IPTU Aldino Amrullah, S.Tr.K. dan Kanit I Pidum IPDA Reno Tri Ansyah, S.Sos.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen serius Polri dalam menjaga Kamtibmas. “Pengungkapan kasus ini merupakan wujud keseriusan Polres Kaur dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dan memberantas tindak pidana curanmor. Kami akan terus melakukan penegakan hukum secara profesional,” tegas Kapolres.

Berdasarkan hasil penyelidikan, modus operandi pelaku adalah mengincar sepeda motor yang diparkir di luar rumah, terutama yang kuncinya masih melekat pada kendaraan. Selain itu pelaku juga diduga merusak kabel kontak untuk menghidupkan motor curian.

Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan delapan unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan, terdiri dari Honda Blade Repsol, Honda Blade 110, Honda Beat Deluxe, Honda Revo Absolute, Honda Sonic, Honda CB150R, Honda Supra Fit, dan Honda Beat warna merah muda. Barang bukti tersebut disita dari beberapa lokasi di Kabupaten Kaur dan Kabupaten OKU Selatan, Sumsel.

Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kaur untuk penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus mendalami keterkaitan barang bukti dengan laporan polisi lainnya serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.

Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan dan menggunakan kunci pengaman tambahan. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kendaraannya dalam keadaan aman, tidak meninggalkan kunci yang masih melekat, dan segera lapor ke polisi jika melihat tindak pidana. Sinergi masyarakat dan Polri sangat penting untuk menciptakan Kaur yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Penulis: 0ngah 021

Konferensi Pers Polres Kaur: Dua Pelaku Curanmor Diringkus, 8 Unit Sepeda Motor Disita

KAUR, KP — Kepolisian Resor (Polres) Kaur Polda Bengkulu berhasil menggulung komplotan pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga di Kecamatan Maje dan Kecamatan Nasal. Dalam operasi penangkapan ini, polisi mengamankan dua tersangka beserta barang bukti sebanyak delapan unit sepeda motor.

Kapolres Kaur, AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P., dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polres Kaur pada Jumat (9/10/2026), mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan tindak lanjut dari lima Laporan Polisi (LP) yang diterima sejak pertengahan September hingga awal Oktober 2026.

Para pelaku diketahui melancarkan aksinya dalam kurun waktu Agustus hingga September 2026. Tercatat ada lima warga yang menjadi korban aksi kejahatan ini, yakni AS (21), IS (38), Suwanto (44), BA (53), dan AS (49).

“Kedua tersangka yang berhasil kami amankan adalah AP (26), warga Desa Tanjung Baru, dan RS (21), warga Desa Tanjung Beringin. Keduanya berasal dari Kecamatan Maje,” ujar AKBP Wiwin Syamsul Arifin di hadapan para awak media.

Aksi pelarian kedua pelaku berakhir setelah anggota Opsnal Tim Gurita 88 Sat Reskrim Polres Kaur melakukan penggerebekan pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kaur AKP Tomson Sembiring, S.H., M.H., didampingi KBO Reskrim Iptu Aldino Amrullah, S.Tr.K., dan Kanit 1 Pidum Ipda Reno Tri Ansyah, S.Sos.

Kedua pelaku diringkus di rumah masing-masing tanpa melakukan perlawanan. Dari hasil pengembangan di lapangan, Tim Gurita 88 melakukan perburuan barang bukti hingga ke provinsi tetangga. Polisi menyita tiga unit sepeda motor dari dalam rumah tersangka AP. Sementara empat unit lainnya berhasil diamankan di daerah Desa Tanjung Besar, Kecamatan Mekakau Ilir, OKU Selatan, dan satu unit lagi disita di Desa Gunung Batu, Kecamatan Pulau Beringin, OKU Selatan, Sumatera Selatan.

Adapun modus operandi yang digunakan komplotan ini adalah mengincar sepeda motor yang terparkir di luar rumah, memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci melekat di motor, serta merusak kabel kontak kendaraan.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita delapan unit sepeda motor dengan rincian sebagai berikut:

1 unit Honda Blade Repsol

1 unit Honda Blade 110 lis merah

1 unit Honda Beat Deluxe warna hitam

1 unit Honda Revo Absolute warna hitam

1 unit Honda Sonic warna merah-putih (belum ada laporan polisi)

1 unit Honda CB150R warna merah (alat yang digunakan untuk mencuri)

1 unit Honda Supra Fit warna hitam (digunakan untuk ditukar dengan hasil curian)

1 unit Honda Beat warna pink (tanpa dokumen lengkap)

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf e dan huruf g Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Keduanya terancam hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun atau denda paling banyak kategori V.

Saat ini, pihak penyidik Polres Kaur terus melengkapi administrasi penyidikan, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Polisi juga tengah melakukan inventarisasi Laporan Polisi terkait untuk memproses seluruh barang bukti sepeda motor yang telah disita.

(**)

‎DUKUNG SARANA RS PRATAMA, DINKES KAUR SIAPKAN MOBIL AMBULANS LENGKAPI FASILITAS PELAYANAN

KAUR, KP – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus mematangkan persiapan operasional Rumah Sakit Pratama. Salah satu fokus utama saat ini adalah pemenuhan sarana dan prasarana penunjang, termasuk pengadaan satu unit mobil ambulans untuk kelengkapan fasilitas pelayanan kesehatan.
‎
‎Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Sefta ma’arif saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/10/2026). Ia menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk kebutuhan Rumah Sakit Pratama agar dapat segera berfungsi secara maksimal.
‎
‎”Saat ini kita mempersiapkan segala sesuatunya untuk kebutuhan RS Pratama. Salah satunya sarana mobil ambulans sebagai penunjang pelayanan rujukan dan kegawatdaruratan,” jelas Kadis Dinkes Kaur.
‎
‎Menurutnya, keberadaan mobil ambulans merupakan fasilitas vital yang wajib dimiliki sebuah rumah sakit. Ambulans tidak hanya untuk mengantar pasien rujukan, tetapi juga untuk menjemput pasien dalam kondisi darurat di wilayah yang jauh dari pusat layanan kesehatan.
‎
‎Dinkes Kaur memastikan bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya sebatas kendaraan, namun juga mencakup kelengkapan alat kesehatan, tenaga medis, dan perizinan operasional. Semua dipersiapkan secara matang agar RS Pratama benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
‎
‎Kehadiran RS Pratama sendiri sangat dinantikan masyarakat Kaur, khususnya yang berada di wilayah pedalaman. Selama ini, warga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit yang memadai di Bintuhan.
‎
‎Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap, RS Pratama diharapkan mampu menjadi solusi atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Kaur. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
‎
‎Masyarakat berharap proses persiapan ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga RS Pratama dapat segera diresmikan dan dioperasionalkan dalam waktu dekat untuk melayani seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kaur.
‎
‎Penulis: 0ngah 021

WIFIBER ICONNET KAUR SERING GANGGUAN, PELANGGAN MERASA DIRUGIKAN DAN MINTA KEJELASAN

KAUR KP- Layanan internet WiFi Icon net di Kabupaten Kaur kembali dikeluhkan pelanggan. Gangguan jaringan yang sering terjadi, mulai dari koneksi lemot hingga mati total berhari-hari, membuat warga yang bergantung pada internet untuk usaha dan sekolah daring merasa sangat dirugikan.

Keluhan ini mencuat dari sejumlah pelanggan di beberapa kecamatan di Kabupaten Kaur. Mereka mengaku sudah berulang kali melaporkan gangguan tersebut ke pihak layanan pelanggan ICONNET, namun respons yang diberikan dinilai lambat dan tanpa solusi yang jelas. Internet mati, tapi tagihan tetap berjalan normal.

Salah seorang pelanggan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Wf ICONNET ini sering sekali gangguan. Bisa 2-3 hari tidak ada koneksi. Kami pakai untuk usaha, untuk anak sekolah. Kalau begini terus kami yang rugi, bayar tetap, pelayanan mengecewakan,” ujarnya dengan nada kesal, Selasa (7/10/2026).

Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan janji awal ICONNET yang mengklaim sebagai penyedia internet cepat, stabil, dan terjangkau dari PLN. Fakta di lapangan, stabilitas jaringan menjadi persoalan utama yang belum mampu diatasi pihak manajemen ICONNET di Kaur.

Dampak gangguan tidak main-main. Pelaku UMKM yang mengandalkan transaksi online terpaksa merugi, pelajar terhambat mengerjakan tugas, hingga perkantoran desa yang menggunakan ICONNET ikut lumpuh pelayanannya. Kerugian materil dan non-materil jelas dirasakan masyarakat.

Masyarakat meminta pihak Manajemen ICONNET Kaur dan PLN tidak tutup mata. Mereka menuntut transparansi terkait penyebab gangguan yang berulang serta kompensasi yang layak atas layanan yang tidak maksimal. Jangan hanya lihai menarik iuran bulanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak ICONNET Kaur belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab seringnya gangguan jaringan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media masih belum mendapat jawaban.

Warga berharap ICONNET segera melakukan perbaikan total pada jaringan dan meningkatkan pelayanan pelanggan. Jika tidak ada perbaikan, pelanggan mengancam akan ramai-ramai beralih ke provider lain dan melaporkan persoalan ini ke perlindungan konsumen.

Penulis: 0ngah 021

POLRES KAUR GELAR SIMULASI PENGAMANAN AKSI UNRAS, KAPOLRES TEKANKAN PENDEKATAN HUMANIS

KAUR, KP – Aksi unjuk rasa menolak kenaikan pajak hingga 100 persen di Gedung DPRD Kabupaten Kaur tiba-tiba memanas. Ratusan massa mencoba merangsek masuk. Situasi itulah yang diperagakan Polres Kaur dalam simulasi pelayanan aksi unjuk rasa, Rabu (7/10/2026) pagi pukul 07.00 WIB di depan Mako Polres Kaur.

Simulasi yang berlangsung realistis itu dipimpin langsung Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin, S.I.K., M.A.P. Seluruh personel dikerahkan, mulai dari tim negosiator, Dalmas awal hingga Dalmas lanjut. Skenario diawali dengan kedatangan massa yang menyampaikan keberatan atas kebijakan kenaikan pajak yang dinilai memberatkan masyarakat.

Dalam simulasi tersebut, personel menunjukkan tahapan pengamanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari kesiapsiagaan personel di lapangan, pengaturan arus massa aksi, hingga membangun komunikasi yang humanis dan persuasif dengan korlap aksi untuk meredam ketegangan.

Tak hanya itu, petugas juga dilatih cara bertindak terukur saat situasi meningkat menjadi anarkis. Dengan formasi yang sigap, personel mampu mengendalikan massa tanpa tindakan represif, mengedepankan dialog dan perlindungan hak menyampaikan pendapat di muka umum.

Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin mengatakan, simulasi ini wajib dilakukan untuk mengasah kemampuan dan kekompakan personel. Menurutnya, unjuk rasa adalah hak konstitusional warga negara yang harus dilayani dengan profesional dan penuh rasa tanggung jawab.

“Melalui simulasi ini, kita memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa secara profesional, humanis dan sesuai prosedur. Penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus kita layani dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Kaur berkomitmen untuk selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kunci pengamanan unras bukan pada kekuatan, melainkan pada kemampuan komunikasi dan pendekatan persuasif kepada peserta aksi.

Dengan digelarnya simulasi ini, Polres Kaur menegaskan kesiapannya menghadapi berbagai potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukumnya. Masyarakat diimbau tidak ragu menyampaikan aspirasi, karena Polres Kaur siap memberikan pengamanan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi HAM dan ketertiban umum.

Penulis: 0ngah 021

STOK OBAT DI KAUR AMAN, DINKES JAMIN PELAYANAN PUSKESMAS TETAP OPTIMAL

KAUR, KP – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Sipta Miarip melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) memastikan bahwa ketersediaan obat-obatan di seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Kaur saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi. Jaminan tersebut disampaikan untuk menepis keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan obat.
‎
‎Kepastian tersebut disampaikan Kabid SDK Dinas Kesehatan Kaur setelah melakukan pengecekan langsung ke beberapa Puskesmas di wilayah Kabupaten Kaur beberapa waktu yang lalu. Pengecekan dilakukan untuk memastikan stok obat esensial tersedia dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
‎
‎Menurut Kabid SDK, dari hasil monitoring di lapangan, stok obat-obatan vital seperti obat antihipertensi, antibiotik, obat diabetes, vitamin, hingga obat-obatan untuk ibu hamil dan anak balita masih dalam jumlah yang aman. Bahkan beberapa Puskesmas memiliki stok untuk 2 hingga 3 bulan ke depan.
‎
‎”Alhamdulillah, atas arahan Kepala Dinas Kesehatan, kami telah melakukan pengecekan langsung di beberapa Puskesmas. Kami pastikan ketersediaan obat-obatan di Kaur saat ini masih aman dan masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Kabid SDK mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kaur, Senin (5/10/2026).
‎
‎Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Kaur melalui Bidang SDK dan Gudang Farmasi Kabupaten (GFK) secara rutin melakukan pendistribusian obat setiap bulan. Sistem pelaporan stok dari Puskesmas juga berjalan secara digital, sehingga jika ada kekosongan bisa segera dideteksi dan diisi ulang.
‎
‎Langkah pengecekan langsung ini, lanjut Kabid SDK, merupakan komitmen Dinas Kesehatan Kaur untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan primer. Pihaknya tidak ingin pelayanan terganggu hanya karena masalah ketersediaan obat yang seharusnya bisa diantisipasi sejak dini.
‎
‎Masyarakat Kabupaten Kaur pun diimbau untuk tetap memanfaatkan layanan kesehatan di Puskesmas terdekat tanpa ragu. Jika menemukan kekosongan obat tertentu, masyarakat diminta segera melapor kepada petugas Puskesmas agar segera ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan.
‎
‎Dengan stok obat yang aman, Dinas Kesehatan Kaur berharap derajat kesehatan masyarakat Kaur terus meningkat dan program-program kesehatan nasional seperti pencegahan stunting, pengendalian penyakit tidak menular, dan pelayanan kesehatan ibu dan anak dapat berjalan optimal.
‎
‎Penulis: 0ngah 021

KOMINFO KAUR: 81 TAHUN TNI ADALAH 81 TAHUN PENJAGA NKRI

KAUR, KP – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kaur, Alex Septizon, http://S.Sos., MM, bersama Sekretaris Kominfo, M. Edian, ST, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2026.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang telah mengabdikan diri tanpa henti untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Alex Septizon menegaskan bahwa 81 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama itu pula TNI telah menjadi benteng terdepan bangsa, dari menjaga perbatasan hingga hadir membantu rakyat saat bencana melanda. TNI adalah simbol ketangguhan dan profesionalisme.

Menurutnya, sinergitas yang terjalin antara TNI dengan Pemerintah Kabupaten Kaur selama ini berjalan sangat harmonis dan luar biasa. Kehadiran TNI melalui program TMMD, karya bakti, dan pengamanan wilayah sangat membantu pemerintah daerah dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif.

“TNI adalah pilar utama pertahanan negara. 81 Tahun TNI adalah 81 Tahun Pengabdian Penjaga NKRI. Kami dari keluarga besar Dinas Kominfo Kaur mengucapkan Dirgahayu TNI ke-81. Terima kasih atas pengabdianmu,” tegas Alex Septizon, Minggu (5/10/2026).

Sementara itu, Sekretaris Kominfo, M. Edian, ST, turut menambahkan bahwa stabilitas keamanan yang dijaga oleh TNI sangat berpengaruh terhadap kelancaran penyebaran informasi dan pelayanan publik di Kabupaten Kaur.

M. Edian berharap di usianya yang ke-81, TNI semakin prima, modern, profesional, dan semakin dicintai oleh rakyat. Soliditas TNI, Polri, dan pemerintah harus terus kokoh demi Indonesia Maju.

Menutup pernyataannya, Kadis dan Sekretaris Kominfo Kaur mendoakan agar seluruh prajurit TNI dimanapun berada senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas mulia menjaga Ibu Pertiwi.

Penulis; 0ngah 021