KENDALA AIR, PENGOPERASIAN RS PRATAMA KAUR TERTUNDA
KAUR, KONTAK PUBLIK.COM – Pengoperasian Rumah Sakit (RS) Pratama di daerah terpencil Kabupaten Kaur terpaksa tertunda. Penyebab utamanya bukan perizinan atau tenaga medis, melainkan belum tersedianya sumber air bersih di lingkungan rumah sakit tersebut.
Fakta ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kaur, Nasrur Rahman, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (24/09/26). Ia membenarkan bahwa air menjadi kendala paling krusial saat ini.
”Rumah Sakit Pratama Kaur saat ini belum mempunyai air, sehingga pengoperasiannya masih tertunda. Mengingat air adalah bagian yang sangat penting dan krusial di rumah sakit,” ujar Sekda Nasrur Rahman.
Menurutnya, tanpa pasokan air yang memadai, rumah sakit tidak mungkin bisa beroperasi sesuai standar pelayanan kesehatan. Air dibutuhkan untuk hampir semua layanan, mulai dari sterilisasi alat medis, operasional kamar mandi, laundry, hingga kebutuhan pasien dan tenaga medis.
Sekda menjelaskan, kondisi geografis di lokasi RS Pratama tersebut memang cukup sulit untuk mendapatkan air permukaan. Solusi satu-satunya adalah dengan membangun sumur bor dengan kedalaman yang cukup untuk mendapatkan sumber air bersih yang layak.
Namun, ia memberikan angin segar. Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut melalui mekanisme anggaran.
”Tapi jika tidak ada halangan, di anggaran perubahan ini sumur bornya sudah dianggarkan untuk memenuhi kebutuhan di RS Pratama tersebut,” tegasnya.
Dengan telah dianggarkannya sumur bor di APBD Perubahan 2026, Sekda optimis dalam waktu dekat kebutuhan air di RS Pratama akan teratasi dan rumah sakit kebanggaan masyarakat terpencil itu bisa segera diresmikan dan beroperasi penuh.
Ia berharap masyarakat bersabar sedikit lagi, karena pemerintah tidak ingin rumah sakit beroperasi setengah-setengah dan justru membahayakan keselamatan pasien akibat tidak terpenuhinya standar sanitasi.
Penulis: 0ngah 021
